Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dari Atas Langit, Menko Luhut Tulis Catatan tentang Pelemahan Rupiah

Ulfa Arieza , Jurnalis-Kamis, 06 September 2018 |18:20 WIB
Dari Atas Langit, Menko Luhut Tulis Catatan tentang Pelemahan Rupiah
Foto: Menko Luhut beri catatan soal Rupiah (Okezone)
A
A
A

Di samping Turki, Argentina juga mengalami krisis yg cukup parah. Mata uang Peso terdepresiasi sebesar 53% dan tingkat inflasi yg mencapai 28%, memaksa bank sentral mereka untuk menaikkan suku bunga menjadi 60% dan meminta talangan IMF sebesar USD50 miliar.

Selain Turki dan Argentina, negara-negara berkembang lain yang mengalami depresiasi signifikan per 31 Agustus antara lain Afrika Selatan (15.8%), Rusia (15.5%), India (9.9%), Chili (9.3%), Philipina (6.7%), dan Indonesia (7.8%).

Menko Luhut menyatakan, salah satu karakteristik negara-negara berkembang, di mana investor internasional menganggap negera berkembang berada dalam satu keranjang yang sama. Akibatnya, sebagai negara berkembang, Indonesia dinilai memiliki kondisi serupa dengan negara tersebut.

"Jika ada satu dua yang bermasalah, para investor ini cenderung mengambil langkah berjaga-jaga dengan menarik investasi mereka dari seluruh negara berkembang. Akibatnya kurs mata uang akan terdepresiasi bersama-sama," tandas dia.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement