"Rencana mid term, melalui EOR. Jika ada metode EOR mau dipakai di sini silahkan, secara B to B sesuai karakteristik lapangannya," ujar Arcandra. Lagi-lagi, lanjut dia, pemerintah akan mendorong dari sisi percepatan proses izinnya, "Untuk prosesnya nanti akan kita persingkat," tuturnya.
Pada implementasinya, Arcandra menegaskan pemerintah melalui Kementerian ESDM dan SKK Migas akan mendorong dengan mempercepat proses dan izinnya. Biaya yang ditimbulkan akan menjadi beban cost recovery yang ditanggung oleh pemerintah dengan catatan akan dibayar penuh jika penerapannya berhasil mendongkrak angka produksi.
"Ini merupakan insentif yang ditawarkan oleh pemerintah untuk menaikkan produksi migas," kata Arcandra.

Sementara itu program untuk jangka panjang, pemerintah terus mendorong upaya eksplorasi dan eksploitasi di hulu migas dengan menawarkan Wilayah Kerja (WK) migas baru maupun WK migas terminasi kepada KKKS.
"Jangka panjang, usaha kita melalui eksplorasi. Namun eksplorasi hasilnya tidak bisa dirasakan langsung, butuh waktu puluhan tahun. Ini usaha yang sudah dilakukan pemerintah, silahkan dicek ke SKK Migas dan pelaku bisnis, apa-apa yang sudah dilakukan pemerintah," pungkas Arcandra.