nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Meraup Untung Investasi Reksadana di Tengah Fluktuasi Pasar

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Rabu 26 September 2018 19:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 09 26 278 1956026 meraup-untung-investasi-reksadana-di-tengah-fluktuasi-pasar-BPYbJmRvyB.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Mantan orang terkaya di dunia Warren Buffett memberikan tips investasi di tengah gejolak ekonomi global. CEO Berkshire Hathaway ini akhirnya mampu meraup untung berkat kecerdikannya mengambil kesempatan investasi di tengah krisis.

Lalu investasi apa yang bisa meraup untung di tengah gejolak ekonomi saat ini? Investasi reksadana saham mungkin bisa jadi solusi.

Berdasarkan lembaga riset keuangan Bareksa, reksadana saham Narada Saham Indonesia (NSI) berada di posisi empat sebagai reksadana saham berkinerja baik untuk periode 3 tahun kategori reksadana saham dengan dana kelolaan Rp200 miliar hingga Rp1 triliun.

 Baca Juga: Ekonomi Global Terguncang, Ini Tips Investasi dari Warren Buffett

Bareksa mencatat, dalam kurun waktu tiga tahun, Narada saham Indonesia memberi imbal hasil alias return 78,28%, berdasar Nilai Aktiva Bersih (NAB) per tanggal 25 September 2018.

 

Adapun dalam kurun waktu satu tahun, menurut hitungan Bareksa, memberi imbal hasil 43,58 %. Sementara untuk Year to Date (YTD), per 25 September 2018, return mencapai 11,32 %.

Vice President Marketing Communications PT Narada Aset Manajemen Jalaludin Miftah menyampaikan, raihan reksadana NSI sebagai salah satu reksadana saham terbaik untuk kurun waktu investasi tiga tahun, menjadi bukti bahwa strategi pengelolaan investasi yang diterapkan perusahaan sudah tepat.

Alhasil, imbal hasil untuk nasabah bisa maksimal meski situasi pasar tengah volatile dan pasar saham dalam kondisi masih bearish di mana IHSG masih di bawah 6.000.

"Narada tetap mampu memberi imbal hasil optimal, karena menerapkan pengelolaan dana investor secara profesional dan prudent. Penilaian Bareksa juga memberi pesan bahwa, masyarakat percaya dengan produk Reksa Dana Narada,” tegas Jalaludin dalam keterangannya yang diterima Okezone, Jakarta, Rabu (26/9/2018).

 Baca Juga: BI Nyatakan Posisi Investasi Internasional Indonesia Tetap Sehat

Hasil return ciamik itu mampu diraih karena tim riset Narada selalu menganalisa dan mencermati faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan market baik regional maupun global.

Capaian return juga diraih dari penerapan strategi tepat dengan pendekatan fundamental dan teknikal. Serta melakukan manajemen risiko yang baik dalam pemilihan saham dan waktu yang tepat untuk beli atau jual saham. Narada optimis, tahun ini tetap dapat memberi imbal hasil maksimal ke investor.

“Tak lama lagi, berbagai produk reksadana Narada juga dapat dibeli secara online. Salah satunya melalui Bareksa, sehingga semakin memberi kemudahan bagi masyarakat yang ingin berinvestasi reksadana,” ujar Jalaludin.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini