September Deflasi 0,18%, BI: Inflasi Terkendali

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 01 Oktober 2018 20:40 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 01 20 1958255 september-deflasi-0-18-bi-inflasi-terkendali-iuq58V45g3.jpg Bank Indonesia (Foto: Okezone)

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) menilai indeks harga konsumen (IHK) pada September 2018 tetap terkendali. Di mana Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan deflasi sebesar 0,18% didorong penurunan harga sejumlah bahan pangan.

Melansir keterangan BI, Senin (1/10/2018), IHK pada September 2018 kembali mengalami deflasi yakni sebesar 0,18% (mtm), lebih dalam dibandingkan dengan deflasi bulan lalu sebesar 0,05% (mtm).

Baca Juga: Deflasi September 0,18% Dipicu Penurunan Harga Telur hingga Cabai Rawit

Deflasi IHK pada bulan ini terutama bersumber dari deflasi kelompok volatile food disertai melambatnya inflasi inti. Dengan perkembangan tersebut, inflasi secara kumulatif sampai dengan September 2018 mencapai 1,94% (ytd) dan secara tahunan mencapai 2,88% (yoy) atau masih berada dalam kisaran sasaran inflasi 3,5% plus minus 1% (yoy).

(September 2018 Deflasi 0,18%, Inflasi Terkendali. Foto: Okezone)

Kelompok volatile food mencatat deflasi seiring berlanjutnya koreksi harga beberapa komoditas pangan. Kelompok volatile food mengalami deflasi sebesar 1,83% (mtm), lebih dalam dibandingkan dengan deflasi bulan lalu sebesar 1,24% (mtm) dan juga rata-rata historis deflasi bulan September empat tahun terakhir sebesar 0,56% (mtm).

Baca Juga: BPS Catat September 2018 Deflasi 0,18%

Deflasi terutama bersumber dari koreksi harga beberapa komoditas seperti daging ayam ras, bawang merah, ikan segar, dan telur ayam ras. Secara tahunan, inflasi kelompok volatile food tercatat 3,75% (yoy), lebih rendah dibandingkan perkembangan bulan sebelumnya sebesar 4,97% (yoy).

Inflasi inti mengalami perlambatan. Inflasi inti tercatat sebesar 0,28% (mtm), lebih rendah dibandingkan dengan inflasi inti bulan lalu sebesar 0,30% (mtm). Sebagian besar komoditas inflasi inti melambat, sedangkan yang mencatat kenaikan, antara lain uang kuliah, emas perhiasan, dan upah.

Secara tahunan, inflasi inti tercatat 2,82% (yoy), melambat dari 2,90% (yoy) pada bulan lalu. Terkendalinya inflasi inti hingga September 2018 tidak terlepas dari konsistensi kebijakan Bank Indonesia dalam mengarahkan ekspektasi inflasi, termasuk dalam menjaga pergerakan nilai tukar sesuai fundamentalnya.

(Feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini