nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kementerian ESDM: Kenaikan Premium Ditunda, Sesuai Arahan Presiden

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Rabu 10 Oktober 2018 17:38 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 10 320 1962222 kementerian-esdm-kenaikan-premium-ditunda-sesuai-arahan-presiden-TxFHME5kNM.jpg BBM (Foto: Koran Sindo)

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunda kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium. Sebagaimana diketahui, pemerintah baru saja mengumumkan harga Premium naik 7% menjadi Rp7.000 per liter.

Baca Juga: Harga BBM Premium Naik Jadi Rp7.000/Liter

“Ditunda, Kita akan evaluasi lagi,” kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Agung Pribadi saat dihubungi Rabu (10/10/2018).

Sayangnya Agung tidak bisa memastikan kapan harga baru Premium yang sebesar Rp7.000 ini akan diterapkan.

bbm

“Belum tahu kapan, dilihat kesiapan Pertamina, perhitungan dari kenaikan harga minyak,” tukasnya.

Senada, Staf Khusus Menteri ESDM Hadi Djurait mengatakan, kenaikan harga Premium akan dibahas ulang sambil menunggu kesiapan Pertamina.

Baca Juga: Harga BBM Premium Naik Tiap Bulan?

“Sesuai arahan Bapak Presiden rencana kenaikan harga premium di Jamali menjadi Rp 7.000 dan di luar Jamali menjadi Rp 6.900, secepatnya pukul 18.00 hari ini, agar ditunda dan dibahas ulang sambil menunggu kesiapan PT Pertamina,” ujar Hadi.

Sebelumnya, Pemerintah menaikkan harga Premium sebesar 7% menjadi Rp7.000 per liter.

bbm

"Sesuai arahan presiden, premium hari ini naik untuk Jamali (Jawa, Madura, Bali) Rp7.000. Naik 7%, di luar Jamali Rp6.900tergantung persiapan Pertamina ke 2.500 SPBU disesuaikan harganya," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan di Hotel Sofitel, Bali.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini