Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jeda Makan Siang, IHSG Menguat Tipis ke 5.736

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Selasa, 16 Oktober 2018 |12:14 WIB
Jeda Makan Siang, IHSG Menguat Tipis ke 5.736
Ilustrasi: Foto Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan penguatan pada siang ini. Tercatat, IHSG naik tipis 9,2 poin atau 0,16% ke level 5.736,48.

Menutup perdagangan Sesi I, Selasa(16/10/2018), ada 169 saham menguat, 188 saham melemah, dan 110 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp2,7 triliun dari 4,5 miliar lembar saham diperdagangkan.

Baca Juga: Tekanan IHSG Masih Berlanjut Pekan Depan, Apa Penyebabnya?

Indeks LQ45 naik 2,1 poin atau 0,2% menjadi 902,37, indeks Jakarta Islamic Index (JII) naik 3,5 poin atau 0,5% ke 632,57, indeks IDX30 naik 1,5 poin atau 0,2% ke 495,47 dan indeks MNC36 naik 1,0 poin atau 0,3% ke 322,62.

Saham penggerak IHSG bergerak dua arah, dengan sektor industri dasar memimpin penguatan sebesar 1,24%. Sedangkan sektor keuangan melemah hingga 0,48%.

Baca Juga: Rapor IHSG Sepekan, Investor Asing Jual Bersih Rp4,16 Triliun

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.800 atau 2,5% ke Rp75.000, saham PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) naik Rp600 atau 5,1% ke Rp12.300 dan saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp475 atau 1,1% ke Rp44.075.

Sementara itu, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) turun Rp1.100 atau 15,3% ke Rp6.100, saham PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) turun Rp650 atau 10,8% ke Rp5.350, dan saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) turun Rp425 atau 7,7% ke Rp5.075.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement