Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terlalu Banyak Skandal, Investor Facebook Tuntut Perubahan

Koran SINDO , Jurnalis-Jum'at, 19 Oktober 2018 |13:54 WIB
Terlalu Banyak Skandal, Investor Facebook Tuntut Perubahan
Facebook (Foto: Reuters)
A
A
A

SAN FRANSISCO – Serangkaian skandal dan kontroversi terus mendera Facebook. Setelah beberapa waktu lalu dituding menyalahgunakan data pengguna, kini sejumlah investor meminta Mark Zuckerberg mundur dari posisinya sebagai chairman.

Tuntutan serupa disampaikan para treasurer Amerika Serikat (AS) yang berharap adanya perubahan kepemimpinan dan arah kebijakan di perusahaan media sosial terbesar di dunia itu. Para investor menilai, Zucker berggagal mengemban tanggung jawab di Facebook.

Pada Rabu (17/10/2018) waktu lokal, treasurer atau pengelola keuangan Kota New York, Pulau Rhode, dan Pennsy lvania mendesak Dewan Direktur Facebook untuk menggulingkan Zuckerberg. Mereka berkeinginan posisi chairman bersifat independen.

Baca Juga: Ternyata, Mark Zuckerberg Tak Pernah Bekerja Selain di Facebook

“Independensi posisi chairman adalah praktik pemerintahan terbaik yang sejalan dengan kepentingan pemegang saham. Karyawan, pengguna, dan demokrasi di negeri ini (AS),” ungkap treasurer ketiga kawasan AS itu seperti dikutip cnn.com.

Sejauh ini Facebook menolak berkomentar tentang permintaan tersebut. Treasuser Illinois, Michael Frerichs, menilai struktur organigram Facebook saat ini akan terus membuat investor berada dalam kerugian.

“Kini adalah saatnya perubahan. Kami ingin kepercayaan diri investor pulih kembali dan nilai pemegang saham tetap terlindungi,” ujar Frerichs kemarin seperti dilansir cnet.com.

facebook

Trillium Asset Management, salah satu pemegang saham terbesar di Facebook, menjadi kelompok yang getol mengajukan upaya penggulingan Zuckerberg. Mereka yakin perusahaan layanan jaringan sosial berpendapatan bersih USD15.934 miliar pa da 2017 tersebut akan menjadi lebih baik tanpa Zuckerberg.

Sedikitnya enam pemegang saham top Facebook yang menanamkan investasi sebesar USD3 miliar mengingin kan Zuckerberg lengser dari posisi chairman dan fokus menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO). Trillium Asset Management menilai ja batan ganda menyebabkan Zuckerberg sulit konsentrasi.

“Kami yakin hal ini membuat kepemimpinan dan manajemen Facebook menjadi lemah,” ungkap Trillium Asset Management yang memiliki 50.000 saham di Facebook seperti dilansir barrons.com.

Baca Juga: Habiskan Rp15,09 Triliun, Facebook Bangun Pusat Data di Singapura

“Memilih chairman yang independen akan membuat CEO fokus pada manajemen dan chairman fokus pada strategi,” sambungnya.

Sebagai perbandingan, perusahaan-perusahaan berbasis teknologi informasi lain di AS seperti Google, Microsoft, Apple, Oracle, dan Twit termemiliki CEO dan chairman terpisah.

Begitu pun dengan 59% perusahaan di S&P 1500. Di Facebook, Trillium Asset Management dikenal sebagai pemegang saham yang berambisi melakukan perombakan. Namun setiap proposal yang diajukan selalu ditolak.

“Facebook memegang peranan besar. Mereka memiliki tanggung jawab sosial dan keuangan yang harus bersifat trans paran,” kata Comptroller (setaraf manajer keuangan) Kota New York, Scott M Stringer.

facebook

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement