nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PGN-BUMN Karya 'Keroyokan' Bangun Jargas

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Selasa 30 Oktober 2018 19:39 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 30 470 1971136 pgn-bumn-karya-keroyokan-bangun-jargas-Voi1qqYKh4.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) bersama BUMN Karya yang terdiri dari PT Hutama Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, serta BUMN Konstruksi lainnya, yaitu Perum Perumnas menyepakati kerjasama pemasangan jaringan gas (jargas).

Kerjasama itupun ditandai dengan adanya penandatanganan nota kesepahaman bersama (MoU) oleh Direksi masing-masing BUMN yang terlibat.

Direktur Utama PGN Gigih Prakoso mengatakan penandatanganan MoU terkait pemasangan jargas pada fasilitas Transit Oriented Development (TOD). Namun, kerjasama itu tak menutup kemungkinan untuk penggunaan ataupun pemasangan jargas pada fasilitas lainnya.

“Nota kesepahaman kerjasama ini menunjukkan sinergi BUMN yang kian kuat, masing-masing BUMN mempunyai kemampuan dan produk atau jasa yang berguna bagi BUMN lainnya,” ungkap Gigih dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/10/2018).

 Baca Juga: Menteri Jonan: Kalau Sudah Pakai Jargas, Tak Perlu Lagi Beli Gas Elpiji

Nota Kesepahaman (MoU) dimaksudkan sebagai pedoman perencanaan dan persiapan pelaksanaan kerja sama dalam rangka menciptakan kemitraan dan sinergi bisnis yang saling menguntungkan. Tentunya, jelas Gigih, MoU tetap memperhatikan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).

Melalui MoU tersebut, masing-masing pihak akan memberikan dukungan dan kontribusinya sesuai dengan keahlian, kemampuan dan kewenangan yang dimiliki. “Pada pelaksanaan kerjasama yang nanti disusun dalam perjanjian, bisa dilakukan oleh anak usaha,” tegas Gigih.

Sejauh ini, hampir seluruh BUMN Karya tengah menggarap proyek hunian berbasis TOD. Semisal, PT Adhi Karya (Persero) Tbk masih melakukan pengerjaan penyelesaian LRT City, PT Waskita Karya (Persero) Tbk tengah membidik pengembangan TOD di Bogor.

 Baca Juga: Habiskan Rp86 Miliar, 10.101 Rumah Sudah Terhubung Jaringan Gas

Gigih menilai sejalan dengan konsep kemajuan teknologi transportasi yang dipadukan bersama kualitas hunian, penggunaan gas bagi kebutuhan kehidupan cukup menjanjikan untuk masa depan. “Penggunaan gas lebih ramah lingkungan,” katanya.

Selain itu, PGN juga membuka pintu kerjasama seluas-luasnya bagi pengembang properti dan proyek infrastruktur lainnya. Sebab, untuk proyek hunian skala rumah tangga, Jargas PGN mampu memberikan banyak manfaat.

“Harga lebih murah, pasokan lebih stabil. Belum lagi mengingat gas PGN merupakan pemanfaatan kekayaan alam Indonesia, jadi ada nilai kemandirian bagi bangsa kita,” tukasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini