Presiden Jokowi Buka Acara Pameran Infrastruktur, Ini Pesannya untuk Kontraktor

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 31 Oktober 2018 11:55 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 31 470 1971348 presiden-jokowi-buka-acara-pemeran-infrastruktur-ini-pesannya-untuk-kontraktor-OkWFjmGaND.jpg Presiden Jokowi Bagikan Sertifikat Tenaga Konstruksi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo membuka acara Indonesia Infrastruktur Week dan Konstuksi Indonesia 2018  di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. Dalam acara tersebut, Jokowi didampingi oleh sejumlah Menteri Kabinet kerja dan Stekholder dibidang kosntruksi.

Adapun beberapa Menteri yang mendampingi Presiden Jokowi seperti Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono serta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Selain itu hadir juga Ketua Kamar Dagang dan Indsutrri (Kadin) Rosan Roeslani, Wakil Ketua Umum Kadin bidang Konstruksi dan Infrastuktur Erwin Aksa dan Ketua LPJK Ruslan Rivai.

"Dengan mengucap Bismillah saya membuka Indonesia Infrastruktur week dan Indonesia konstruksi 2018," ujarnya saat membuka acara Indonesia Infrastuktur Week 2018, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (31/10/2018).

Baca Juga: Presiden Jokowi Bagikan 10.000 Sertifikat Tenaga Konstruksi

Menurut Jokowi, event ini sangat penting bagi pemerintah yang saat ini sedang berfokus dalam pembangunan infrastuktur yang begitu masif. Karena dengan adanya event ini, Indonesia bisa melihat inovasi-iovasi di bidang konstruksi yang nantinya akan berguna bagi pemerintah.

Sementara itu, Ketua Kamar Dagang dan Industri memandang penyelengaraan event ini adalah bukti komitmen nyata pemerintah dalam mewujudkan kerjasama pemerintah dengan pihak swasta. Karena dalam hal ini tidak hanya Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saja yang ikut berpartisipasi, melainkan perusahan konsturksi swasata juga ikut andil dalam event ini.

Dirinya pun sepakat jika adanya event ini bisa menjadi stimulus pemerintah dalam membagnun infrastruktur. Karena banyak produk inovatif dalam negeri yang ditampilkan dalam event pameran ini.

Dengan banyaknya produk lokal yang ditampilkan diharapkan juga event ini bisa membantu pemerintah dalam mengurangi defisit transaksi berjalan. Sebab diharapkan event ini bisa meningkatkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dari pembangunan infrastukutur.

"Lewat acara ini makin meningkatnya TKDN sehingga industri kita makin maju dan berkembang," ucapnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Akan Buka Indonesia Infrastruktur Week Pagi Ini

Rosan juga menyambut baik upaya pemerintah dalam membangun infrastukutur yang merata dalam beberapa tahun terakhir. Bagi pengusaha dan tentunya masyarakat secara umum ini akan berdampak baik, karena harga-harga barang di daerah terpencil tidak lagi mahal karena cost logistik dari pengusaha yang murah.

"Pembangunan infrastruktur mempunyai dampak yang tidak langsung yang mempunyai dampak mengurangi cost logistik sehingga meningkatkan daya saing. Sebagai contoh untuk mengirim barang ke Ambon. Dulu kalau mau ke Ambon lebih mahal dibandingkan ke Eropa," jelasnya.

Sebagai informasi, Indonesia Infrastructure Week (IIW) 2018 akan digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran selama tiga hari dimulai pada tanggal 31 Oktober 2018-2 November 2018. Pameran ini akan dihadiri oleh para pelaku atau perusahaan infrastruktur dari berbagai negara.

IIW 2018 menjadi ajang yang tepat bagi para masyarakat serta pemain di ruang lingkup industri infrastruktur. IIW 2018 menghadirkan platform yang dihadiri oleh berbagai macam profesional dari banyak negara dalam satu tempat.

Apalagi para pengunjung berkesempatan untuk membangun koneksi, peluang bisnis baru, serta mendapatkan pengetahuan baru akan dunia infrastruktur Indonesia. Kemajemukan peserta IIW 2018 juga memberikan gambaran terhadap produk-produk serta teknologi baru yang mampu mendongkrak industri infrastruktur Indonesia.

IIW 2018 mengadopsi konsep show within a show dengan membawa enam pameran dagang vertikal dalam ruang lingkup sektor infrastruktur antara lain InfraEnergy Indonesia, InfraPorts Indonesia, InfraSecurity Indonesia, InfraRail Indonesia, InfraWater Indonesia, dan Special Economic & Industrial Zones (SEIZ).

(Feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini