nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4.695 Jaringan Gas di Tarakan Ditargetkan Selesai Akhir 2018

Koran SINDO, Jurnalis · Kamis 15 November 2018 10:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 15 320 1978075 4-695-jaringan-gas-di-tarakan-ditargetkan-selesai-akhir-2018-NZHmEr4oKy.jpg Foto: Wamen ESDM Cek Jargas (Dok PGN)

JAKARTA – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mendapatkan penugasan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk membangun 4.695 jaringan gas bumi (jargas) rumah tangga di Tarakan, Kalimantan Utara. Proyek yang dibiayai APBN ini ditargetkan selesai akhir 2018.

”Tahun 2018, pemasangan jargas Tarakan sebanyak 4.695 unit rumah tersebar di enam lokasi, yakni Kp Enam, Kp Empat, Mamburungan, Mamburungan Timur, rusunawa dan perum khusus,” kata Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar di Jakarta.

Pembangunan ini, kata dia, merupakan kelanjutan dari program sebelumnya yang dibangun tahun 2016 sebanyak 21.000 SR dan tahun 2010 sebanyak 3.366 SR. Seluruh program pembangunan jargas di Tarakan menggunakan APBN melalui penugasan pemerintah pada PGN. Proyek jargas Tarakan tahun 2018 ditargetkan rampung dalam waktu 141 hari sejak dimulai pada Agustus lalu.

 Baca juga: Ditargetkan Jadi Kota Gas, Batam Bakal Jadi 'Surga' bagi Investor

Total investasi proyek senilai Rp48,5 miliar. Hingga akhir Oktober 2018, pembangunan fisik telah mencapai 23,42%. Realisasi itu terbilang cepat, jika mengacu rencana pembangunan yang semestinya baru mencapai 12,52%.

Sementara itu, Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Dilo Seno Widagdo menyampaikan, jargas di Tarakan akan mengalirkan gas bumi berasal dari Pertamina EP dan Medco. Pelayanan tersebut akan menyasar pemukiman hingga rusunawa.

”Dengan tambahan infrastruktur ini, PGN bisa membantu warga Tarakan untuk menikmati pasokan energi yang efisien dan aman,” kata Dilo.

 Baca Juga: PGN-BUMN Karya 'Keroyokan' Bangun Jargas

Sejak 2009 hingga 2017, pemerintah telah membangun jargas 236.046 sambungan di 31 kabupaten/kota. Pada tahun ini pemerintah akan membangun jargas sebanyak 89.664 sambungan di 18 kabupaten/kota sesuai dengan Kepmen ESDM Nomor 267 K/10/MEM/2018 dan Kepmen ESDM Nomor 268 K/10/ MEM/2018 tanggal 25 Januari 2018. Penugasan diberikan pada PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk.

”PGN mendapat tugas membangun jargas dan infrastruktur pendukungnya di Kota Medan 5.656 sambungan, Kabupaten Deliserdang 5.560 sambungan, Kabupaten Serang 5.043 sambungan, Kota Pasuruan 6.314 sambungan, dan Kabupaten Probolinggo 5.025 sambungan. Selanjutnya pengembangan jargas oleh PGN di Kabupaten Bogor 5.120 sambungan, Kota Cirebon 3.503 sambungan, dan Kota Tarakan 4.695 sambungan,” kata Dilo.

 Baca Juga: Habiskan Rp86 Miliar, 10.101 Rumah Sudah Terhubung Jaringan Gas

Hingga akhir 2018, pemerintah melalui APBN, total sambungan jargas diperkirakan mencapai 325.710 SR.

”Dana APBN harus digunakan untuk membangun sesuatu yang memang dibutuhkan masyarakat, salah satunya program pembangunan jaringan gas. Prioritas bagi rumah sederhana, rusun sederhana, dan daerah-daerah yang jauh lebih membutuhkan penghematan,” kata Arcandra Tahar. (Nanang Wijayanto)

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini