nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Relaksasi Pajak Barang Mewah, Saham Emiten Properti Melejit

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Kamis 22 November 2018 20:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 22 278 1981447 relaksasi-pajak-barang-mewah-saham-emiten-properti-melejit-XQnUEj8F76.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Obral insentif yang dilakukan pemerintah nampaknya direspons positif investor. Salah satunya sektor properti yang akan menurunkan pajak properti mewah.

Hal ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo agar dilakukan evaluasi berkala terhadap insentif perpajakan untuk menarik investasi, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyiapkan beragam kebijakan perpajakan untuk masalah tersebut.

Ya benar saja, saham-saham emiten properti pun langsung melejit. Sektor properti pada penutupan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sore ini naik 6,34 poin atau 1,5% ke 433,41.

Baca Juga: Rumah Seharga Rp20 Miliaran Bakal Bebas PPn Barang Mewah

Okezone pun menelusuri beberapa emiten properti yang sahamnya melejit pada penutupan perdagangan sore ini. Berikut datanya seperti dikutip keterbukaan informasi, Jakarta, Kamis (22/11/2018).

Saham PT Intiland Development Tbk (DILD) ditutup naik Rp4 atau 1,36% ke Rp298. Saham ini dibuka pada level Rp296, dengan level tertinggi Rp300 dan terendah Rp294.

Kemudian, saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA) ditutup naik Rp35 atau 3,59% ke Rp1.010. Saham ini dibuka pada level Rp975, dengan level tertinggi Rp1.040 dan terendah Rp975.

 Baca Juga: Sri Mulyani Perluas PPN Ekspor Jasa 0%

Selain itu, saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) juga ditutup naik Rp80 atau 6,45% ke Rp1.320. Saham ini dibuka pada level Rp1.255, dengan level tertinggi Rp1.345 dan terendah Rp1.255.

Saham PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) ditutup naik Rp7 atau 4,73% ke Rp155. Saham ini dibuka pada level Rp150, dengan level tertinggi Rp157 dan terendah Rp150.

Saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) ditutup naik Rp40 atau 5,84% ke Rp725. Saham ini dibuka pada level Rp690, dengan level tertinggi Rp730 dan terendah Rp685.

 Baca Juga: Menperin Kejar Penurunan PPnBM demi Produksi Kendaraan Listrik

Kemudian, saham PT Alam Sutera Tbk (ASRI) ditutup naik Rp10 atau 3,21% ke Rp322. Saham ini dibuka pada level Rp312, dengan level tertinggi Rp324 dan terendah Rp312.

Seperti yang diberitakan Okezone, untuk insentif pajak sektor properti kata Menteri Keuangan Sri Mulyani, saat ini sedang diselesaikan PMK terutama untuk rumah, apartemen yang selama ini dapatkan kendala karena ada PPnBM yang sangat tinggi dengan menaikkan threshold (batas bawah)-nya dari yang tadinya Rp20 miliar menjadi Rp30 miliar, dan menurunkan PPh pasal 22-nya untuk pembelian hunian tersebut dari 5% menjadi 1%.

“Dengan demikian kita berharap sektor konstruksi akan menjadi meningkat dari segi kegiatan usahanya,” ucap Sri Mulyani.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini