“Peran ganda Zuckerberg sebagai CEO dan chairman mencegah dewan Facebook bertindak secara independen dan menyediakan pengawasan,” kata Kron.
Saat ini, dewan pemipinan perusahaan teknologi tersebut dikendalikan oleh Zuckerberg, pendiri sekaligus CEO.
Pada bulan Oktober, bendehara negara bagian Illinois, Rhode Island, Pennsylvania dan pengawas dari New York City bergabung dengan proposal pemegang saham oleh Manajemen Aset Trillium menyerukan Facebook untuk membagi posisi.
Proposal yang akan dipilih pada pertemuan pemegang saham berikutnya Facebook pada 2019 akan membahas kesalahan penanganan Facebook, seperti isu termasuk campur tangan Rusia di pemilu AS, skandal Cambridge Analytica melibatkan berbagi data, depresi dan masalah kesehatan mental lainnya berasal dari penggunaan layanan dan kemampuan bagi pengiklan untuk mengecualikan kelompok minoritas tertentu agar tidak melihat iklan.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.