Share

Harga Minyak Merosot hingga 20%

Feby Novalius, Jurnalis · Sabtu 01 Desember 2018 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2018 12 01 320 1985375 harga-minyak-merosot-hingga-20-tV06GleE1d.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

NEW YORK - Harga minyak turun pada perdagangan Jumat di tengah melimpahnya produksi global. Harga pun jatuh  20% untuk November, sementara sebagian besar pasar saham utama terus bergerak ketat menjelang pembicaraan akhir pekan antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin China Xi Jinping.

Melansir Reuters, Sabtu (1/12/2018), meski minyak turun, pergerakan saham AS berubah positif setelah seorang pejabat China mengatakan pada KTT Kelompok 20 di Argentina bahwa Amerika Serikat dan China mengalami kemajuan dalam pembicaraan perdagan

"Konsensus terus meningkat," kata , Direktur Jenderal Departemen Luar Negeri Departemen Luar Negeri China bidang Ekonomi Wang Xiaolong kepada Reuters di sela-sela KTT.

Baca Juga: Harga Minyak Makin Turun karena Ketidakpastian OPEC

Di Eropa, indeks saham DAX ekspor-berat Frankfurt dan FTSE 250 domestik di Inggris keduanya menghadapi penurunan bulan keempat berturut-turut.

Indeks Jerman mengalami penurunan terburuk sejak akhir 2008, terbebani oleh saham Deutsche Bank yang jatuh ke titik terendah sepanjang waktu karena polisi menggeledah kantor pusat bank untuk hari kedua dalam skandal pencucian uang terkait dengan Panama Papers.

Indeks saham MSCI di seluruh dunia menumpahkan 0,10% sedangkan indeks STOXX 600 pan-Eropa kehilangan 0,17%.

Baca Juga: Harga Minyak Naik Dipicu Sikap Rusia

Di Wall Street, Dow Jones Industrial Average naik 94,44 poin atau 0,37%, menjadi 25.433,28, S&P 500 naik 13,17 poin atau 0,48%, menjadi 2,750.93, dan Nasdaq Composite menambahkan 24,66 poin atau 0,34%, menjadi 7.297,74.

Untuk diketahui, persediaan minyak yang membengkak menekan sentimen dan harga minyak, meskipun ada ekspektasi luas bahwa OPEC dan Rusia akan menyetujui beberapa bentuk pemotongan produksi minggu depan. OPEC dan sekutunya bertemu di Wina pekan depan untuk membahas produksi minyak.

Futures minyak mentah AS ditutup pada USD50,93 per barel, turun 52 sen, atau 1,01%. Brent menetap di USD58,71 per barel, turun 80 sen, atau 1,34%.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini