nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Puspayoga: UKM Bisa Go International

Arsan Mailanto, Jurnalis · Minggu 09 Desember 2018 21:18 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 09 320 1988859 menteri-puspayoga-ukm-bisa-go-international-tC5N36XhQg.jpg Foto: Arsan

PANGKALPINANG - Menteri Koperasi & UKM RI Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengatakan, dengan terbentuknya International Council for Small Business (ICSB) Indonesia membuka peluang Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Bangka Belitung (Babel) untuk go international.

Hal ini dikatakan Puspayoga saat acara pelantikan dan pengukuhan pengurus ICSB Indonesia di Gedung Mahligai Serumpun Sebalai Rumah Dinas Gubernur Babel.

 Baca Juga: Terima Izin Usaha, UMK Dapat Kepastian Usaha hingga Fasilitas Pinjaman

Dalam pelantikan dihadiri Gubernur Babel Erzaldi Rosman beserta jajarannya, Founder & Chairman ICSB Indonesia Hermawan Kartajaya, Ketua BPD PHRI Babel Bambang Patijaya, serta instansi terkait lain.

"Kegiatan ini mengukuhkan pengurus ICSB di provinsi, hadirnya ICSB bisa membuka peluang UKM Babel untuk go international karena pusatnya ada di Washington," ujarnya saat pelantikan ICSB di Gedung Mahligai, Minggu (9/12/2018).

Menurut Puspayoga, kehadiran ISCB tak perlu khawatir dan tidak perlu bersaing dengan asosiasi lain meskipun di Indonesia sudah banyak asosiasi UKM. Sebab di Kementerian Koperasi dan UKM sudah memiliki program yang tinggal ditindaklanjuti.

"Kita punya program bekerjasama dengan beberapa Kementerian seperti Kemenkeu di imigrasi, Kemendag, dan Kemenperin kemudahan impor tujuan ekspor kalau dulu bayar sekarang aturannya dimudahkan dan gratis. Programnya ditindaklanjuti saja, jadi bukan hanya sekedar impor dan ekspor saja," jelasnya.

Baca Juga: UMKM Go Digital, Banyak Kerumitan Bisa Dipangkas

Karena kata Puspayoga, pemerintah tidak hanya berfokus pada impor melainkan ekspor juga. Sebab UKM tidak bisa lepas dari pariwisata, meski dibentuk tidak instan butuh proses waktu yang cukup lama dan prosesnya tidak semudah membalikkan tangan.

"Saya contohkan di Bali, sektor pariwisata di sana itu dibentuk tidak instan, karena ratusan tahun lalu sudah digarap oleh para raja kita dulu. Jadi kembali lagi, UKM itu tidak lepas dari sektor pariwisata karena banyak hal berkaitan seperti kerajinan, wisata alam, kebudayaan, kuliner, dan lainnya," sambungnya.

Founder & Chairman ICSB Indonesia Hermawan Kartajaya menyampaikan membangun pariwisata yang tidak lepas dari UKM itu sendiri, kedua sektor ini saling bersinergi satu sama lainnya dan lembaga ini bisa membentuk pengusaha berorientasi ekspor.

"Jadi saya harap kesempatan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pelaku usaha yaitu peralihan dari tambang ke pariwisata. Memang tidak mudah, namun bagaimana mengubah mindset-nya," katanya.

Sementara, Gubernur Babel Erzaldi Rosman menyebutkan bahwa untuk memajukan perekonomian daerah tidak hanya berkutat pada UMKM melainkan pariwisata juga perlu diaplikasikan. "Kalau UKM maju, otomatis pariwisata maju, untuk itu harus di explore ke mancanegara melalui ICSB ini," tukasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini