nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

311 Tukang Bangunan RI Garap Proyek di Malaysia hingga Aljazair

Jamilah, Jurnalis · Minggu 09 Desember 2018 13:20 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 09 470 1988811 311-tukang-bangunan-ri-garap-proyek-di-malaysia-hingga-aljazair-m2YvQmYjd1.jpg Foto: Jamilah

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno melepas keberangkatan duta bangsa atau pekerja konstruksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) ke proyek luar negeri sebanyak 311 orang.

Nantinya 311 pekerja konstruksi tersebut akan menggarap beberapa proyek infrastruktur di beberapa negara, seperti Aljazair, Malaysia, Niger dan Taiwan. 311 pekerja konstruksi tersebut dari berbagai level, mulai tukang, skilled worker, staff engineer hingga elektrasion.

"Yang sudah bekerja di proyek WIKA di luar negeri sekitar 1.500-an orang ditambah sekarang yang dikirim 311 duta bangsa, jadi total 1.811 orang ke empat negara masing-masing Aljazair sebanyak 180-an pekerja, Taiwan sebanyak 25 dan sisanya ke Malaysia dan Niger," ujar Project & Country Manager Afrika dan Timur Tengah WIKA Mahendra Vijaya di Gedung Wijaya Karya, Jakarta, Minggu (9/12/2018).

 Baca Juga: Wika Dapat Proyek Bangun Istana Presiden Niger Rp370 Miliar

Mahendra menjelaskan, pekerja konstruksi di Aljazair mengerjakan social housing sebanyak 500. Sedangkan, pekerja konstruksi di Niger mengerjakan proyek renovasi Istana Presiden. Sedangkan untuk pekerja di Taiwan dan Malaysia mengerjakan jembatan.

 

Sistem kerjasama pengiriman pekerja konstruksi ke beberapa negara dengan sistem kontrak, antara negara dengan BUMN dari negara setempat. Ada juga yang lewat pola tender dan penunjukkan negara setempat seperti kunjungan menteri dan presiden ke negara.

"Artinya Wika sudah dipercaya menjalankan proyek-proyek tersebut. Nilai proyek untuk di Aljazair sekitar Rp2 triliun, Niger Rp370 miliar untuk renovasi istana dan akan bertambah sekitar Rp200 miliar, untuk Taiwan saat ini paketan yang kita dapat Rp200 miliar dan Malaysia Rp400 miliar," sambungnya.

 Baca Juga: Setelah Istana Presiden Niger, Wika Siap Bangun Infrastruktur di Namibia

Para pekerja konstruksi sudah difasilitas oleh Wijaya Karya mulai dari tempat tinggal, akomodasi, pangan, tiket,pengurusan dokumen, kesehatan serta segala asuransi.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini