nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wika Dapat Proyek Bangun Istana Presiden Niger Rp370 Miliar

Rafida Ulfa, Jurnalis · Senin 13 Agustus 2018 10:33 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 08 13 470 1935693 wika-dapat-proyek-bangun-istana-presiden-niger-rp370-miliar-ZWKHBmTJsw.png Foto: Wika Garap Proyek Istana Presiden Niger (Instagram)

JAKARTA - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) telah menandatangani kontrak Proyek Pembangunan Renovation Presidential Palace Republik Niger atau Istana Presiden sebesar 23,665 juta Euro atau setara Rp370 miliar.

Dilansir dari instagram resmi Kementerian BUMN, Senin (13/8/2018), kontrak tersebut ditandatangani oleh Direktur Operasi Luar Negeri Perseroan Destiawan Soewardjono dan Ouhomoudou Mahamadou, selaku ketua dari Cabinet Republik of The Niger.

Acara yang berlangsung selama 30 menit di Istana Presiden Niger tersebut diawali dengan pertemuan bilateral antara Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Wamenlu RI), AM Fachir, Duta Besar RI untuk Nigeria merangkap Niger Harry Purwanto, Direktur Operasi WIKA Destiawan Soewardjono dan Direktur Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Daniel Tumpal dengan Yang Mulia Presiden Issoufou Mahamadou.

Direktur Operasi Luar Negeri Perseoan, Destiawan Soewardjono memberikan apresiasi dan penghargaan sebesar-besarnya kepada Pemerintah Niger atas kepercayaan dan dukungannya kepada WIKA selaku BUMN Pertama di Indonesia yang berpartisipasi dalam program pembangunan negara tersebut.

Kerjasama ini pertama kali digagas saat Presiden Niger melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada bulan Oktober 2017, di mana Indonesia memberikan dukungan penuh kepada Pemerintah Niger dalam pembangunan proyek-proyek infrastruktur, yang diinisiasi dengan proyek renovasi istana presiden ini.

Proyek Renovasi Palais Presidentiel atau Istana Presiden merupakan entry point bagi WIKA untuk masuk ke pasar Afrika Barat. Di mana WIKA saat ini telah eksis lebih dari 10 tahun di beberapa negara di wilayah Asia Pacific, Timur Tengah dan Afrika Utara dengan portofolio proyek-proyek infrastruktur dan gedung.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini