Rangkaian kegiatan Finhacks 2018 #DataChallenge telah dimulai sejak Agustus 2018. Setiap peserta atau anggota dari peserta tim yang terdaftar wajib menyelesaikan Online Pre-Assessment Test dalam waktu tertentu. Peserta yang lolos pun maju ke babak Online Data Challenge. Di tahap ini, peserta mendapatkan data set kompetisi sebagai materi dalam membuat machine learning model. Dalam pengembangan machine learning model, peserta hanya diperbolehkan menggunakan bahasa R dan/atau Python.
Selama periode registrasi, total ada sebanyak 4.162 peserta yang mendaftar, dengan total sebanyak 605 machine learning model telah dikumpulkan. Tingginya antusiasme masyarakat terhadap kompetisi ini mematahkan kekhawatiran sebagian kalangan bahwa minat masyarat Indonesia di bidang data science masih rendah.
Dari semua peserta tersebut sudah terpilih 15 finalis yang terdiri dari 5 finalis dari kategori Credit Scoring, 5 finalis dari kategori Fraud Detection, dan 5 finalis kategori ATM Cash Optimization. Armand menuturkan tiga kategori tersebut merupakan representasi dari isu yang seringkali terjadi di bidang pengolahan data. "Ragam problematika di bidang pengolahan data harus diatasi dengan cepat dan cermat. Oleh karena itu, melalui kompetisi di tiga kategori, yakni fraud detection, credit scoring, dan ATM cash optimization, kami berharap peserta Finhacks 2018 #DataChallenge mampu memecahkan problem tersebut dari data-data yang mereka olah," urai Wakil Presiden Direktur BCA, Armand Wahyudi Hartono.
Dengan demikian, profesi data scientist pun semakin dibutuhkan oleh berbagai perusahaan di Indonesia seiring kian meningkatnya pemanfaatan teknologi big data. Direktur BCA, Lianawaty Suwono menambahkan, Finhacks 2018 #DataChallenge diharapkan turut andil dalam menemukan talenta IT dan big data dan kami menyadari bisnis perbankan memang tak bisa lepas dari dua fenomena yang saling bertautan, yakni Internet of Things (IoT) dan big data.
"Kemampuan pengolahan dan pemanfaatan data yang mumpuni membuat perusahaan, utamanya perbankan dapat mengoptimalkan kapasitas layanan dan produknya secara efektif. Sehingga, nasabah terpuaskan dengan pelayanan yang cepat, tepat, dan akurat. Melalui ajang ini, peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, maupun pelaku start-up kami harapkan dapat menjadi data scientist prospektif dalam dunia kerja," sambung Direktur BCA, Santoso.
(Hessy Trishandiani)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.