nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ada KPR Khusus, Rumah Milenial Akan Dibangun di Wilayah Penopang Jakarta

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 14 Desember 2018 09:50 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 14 470 1991127 ada-kpr-khusus-rumah-milenial-akan-dibangun-di-wilayah-penopang-jakarta-0XF2qeAJNK.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Pemerintah tengah menyiapkan skema kredit pemilikan rumah (KPR) baru untuk kaum milenial. Kebijakan ini dibuat mengakomodir kaum milenial yang sulit memiliki hunian.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Khalawi Abdul Hamid mengatakan, kebijakan ini masih terus digodok oleh pihaknya. Khususnya mengenai skema yang akan dipakai apakah berupa KPR subsidi atau skema lainya.

"Saya tidak mau mendahului Pak Menteri. Maka saya katakan saya sedang siapkan dulu statment Pak Menteri, sabar aja nanti skema seperti apa. Nanti kalau saya sekarang jadi mendahului," ujarnya dalam acara diskusi media di Jakarta, Kamis (13/12/2018) malam.

Baca Juga: KPR Khusus Milenial Tidak Melihat Besaran Gaji

Mengenai tempatnya, Khalawi menyebut akan sangat sulit rumah dengan skema KPR Milenial ini dilakukan di Jakarta. Sebab harga tanah dan rumah di Jakarta sangat tinggi dan tidak mungkin terjangkau oleh ,ilenial.

Sebagai gantinya, kemungkinan bisa dilakukan di daerah-daerah penopang Jakarta. Sehingga milenial yang bekerja di Jakarta bisa terfasilitasi dengan adanya kebijakan ini.

"Masalah milenial, Pak Menteri sudah statment itu. Saya, kami luruskan ada kalimat begini sesuai kemampuan milenial itu jadi ada stratanya nggak mungkin milenial di daerah dipaksakan milenial Jakarta," jelasnya.

Khalawi menambahkan, jika aturan tersebut sudah keluar diharapkan milenial bisa terfasilitasi untuk memiliki rumah. Karena menurutnya, jika tidak terfasilitasi maka angka backlog akan semakin banyak.

Baca Juga: Siap-Siap, Bunga KPR Bakal Naik pada 2019

Pasalnya, jumlah milenial diprediksi akan terus bertambah setiap tahunnya. Sehingga apabila makin bertambah jumlahnya, semakin banyak juga milenial yang terancam tidak memiliki rumah.

"Intinya apa, Pak Menteri sangat concern milenial akan membludak, kalau nggak dipikirkan kan takutkan ada statment kan susah milenial mendapat rumah. Pak Menteri begitu memikirkan, oke saya pikirkan gitu," kata Khalawi.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini