nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Direksi Freeport Bakal Dirombak usai Divestasi Rampung

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 19 Desember 2018 20:34 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 19 320 1993600 direksi-freeport-bakal-dirombak-usai-divestasi-rampung-RtLFygYGIS.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Proses divestasi 51% saham PT Freeport Indonesia memasuki babak akhir. Hal tersebut menyusul rampungnya persoalan lingkungan yang selama ini menghambat pengambil alihan saham Freeport.

Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Fajar Harry Sampurno mengatakan, mengenai direksi PT Freeport Indonesia nantinya akan dilakukan pasca proses pengambil alihan saham rampung. Namun untuk saat ini, operasional masih dijalankan oleh direksi PTFI yang lama.

"Operasional kan sementara ini masih PT Freeport Indonesia," ujarnya saat ditemui di Kantor BPK, Jakarta, Rabu (19/12/2018).

Baca Juga: PT Indonesia Papua Metal dan Mineral Jadi Pengelola 10% Saham Freeport

Menurutnya, pembentukan Direksi baru PTFI bukan menjadi persoalan yang sulit. Apalagi menurutnya, proses pembentukan Direksi tidak membutuhkan waktu yang lama apabila pengambil alihan saham mayoritas PTFI berjalan sukses.

"Kita kan hanya di perubahan saham saja. Yang penting itu kan perubahan pemegang saham soalnya di IUPK harus ada perubahan saham baru," jelasnya.

Fajar menambahkan, dalam proses divestasi saham Freeport sudah tidak ada masalah dan bisa segera dirampungkan. Apalagi masalah saham 10% untuk Pemerintah Daerah (Pemda) Papua sudah clear.

Namun Pemda Papua mengajukan syarat agar PT Indocopper Investama (PTII) berganti nama menjadi PT Indonesia Papua Metal dan Mineral (IPMM). Hal tersebut sebagai salah satu syarat yang diajukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Papua mengenai mekanisme kepemilkan 10% saham PTFI.

Baca Juga: Pemda Miliki Saham Freeport Lewat Dividen, Ini Kata Inalum

Fajar menambahkan, setelah proses divestasi selesai nanti, 100% saham PT IPMM akan dimiliki oleh Inalum. PT IPMM akan dijadikan perusahaan khusus untuk menampung saham pemerintah daerah.

"Indocopper sudah gak ada. Jadi ini perusahaan khusus. Baru semua. Sahamnya juga ada saham baru," ucapnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini