nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemulihan Sistem Kelistrikan Pasca-Tsunami Selat Sunda Capai 88%

Koran SINDO, Jurnalis · Rabu 26 Desember 2018 08:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 26 320 1995950 pemulihan-sistem-kelistrikan-pasca-tsunami-selat-sunda-capai-88-D1TfcJH3RX.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - PT PLN (Persero) terus berupaya memulihkan kondisi sistem kelistrikan pascatsunami Selat Sunda yang menerjang sebagian wilayah Banten dan Lampung.

Berdasarkan data PLN, hingga kemarin perseroan berhasil menyalakan 236 gardu dari 248 distribusi yang padam.

"Recovery listrik pascatsunami capai 88%," kata EVP Corporate Communications & CSR PLN I Made Suprateka di Jakarta,

Baca Juga: PLN Lakukan Perbaikan Infrastruktur Kelistrikan Pasca-Tsunami Selat Sunda

Sementara 12 gardu lainnya dinyalakan dengan genset dan upaya per baikan 50 tiang transmisi juga terus dilakukan dengan mengerahkan 199 personel gabungan yang didatangkan dari DKI Jakarta dan Jawa Barat.

“Saat ini tambahan 43 genset sudah tiba di Posko Tarogong untuk segera didistribusikan ke daerah yang sulit diakses,” ujarnya.

 

Untuk mempercepat proses mendirikan tiang, PLN juga mendatangkan sembilan mobil crane dari Unit Induk Jakarta Raya dan Banten. PLN juga mengerahkan 31 pasukan mobil untuk mobilisasi teknis maupun nonteknis.

Sementara di Lampung, dari 22 gardu padam, 20 gardu sudah berhasil dinyalakan. Targetnya dua buah gardu sisanya akan diselesaikan pada hari ini.

“Paralel PLN juga tengah memperbaiki 12 tiang, baik yang roboh maupun patah akibat terjangan tsunami. Hambatan proses recovery, yakni karena akses jalan yang masih dalam proses pembersihan pihak pekerjaan umum,” kata dia.

 Baca Juga: Pasca-Tsunami Selat Sunda, Menteri Jonan Minta Listrik Segera Dipulihkan

Sementara itu, Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Krishna Syarif mengatakan, di antara para korban yang didata, sementara ini terdapat 12 orang karyawan PT PLN (Persero) peserta BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal dunia dalam musibah tersebut.

“Data dari PLN menyebutkan terdapat 40 orang korban meninggal. Setelah kami identifikasi, sementara ini 12 orang dipastikan sebagai peserta. Selebihnya kemungkinan besar anggota keluarga dari peserta ter sebut, karena informasi yang kami terima PLN sedang melaksanakan kegiatan family gathering di lokasi nahas tersebut. Tentu data ini masih dapat berkembang sesuai dengan hasil evakuasi dan identifikasi yang dilakukan tim di lapangan,” kata Krishna. (Nanang Wijayanto/Hafid Fuad)

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini