nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Medco E&P Kembali Ditunjuk Kelola Blok Rimau, Negara Kantongi Bonus Rp58 Miliar

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 27 Desember 2018 19:19 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 27 320 1996800 medco-e-p-kembali-ditunjuk-kelola-blok-rimau-negara-kantongi-bonus-rp58-miliar-ArpNYRd4vr.jpeg Wamen ESDM Arcandra Tahar (Foto: Giri/Okezone)

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali menunjuk PT Medco E&P Indonesia sebagai pengelola Blok terminasi Rimau. Blok Rimau sendiri akan habis masa kontraknya pada tahun 2023 mendatang.

Adapun total nilai investasi dari pelaksanaan komitmen kerja pasti dan komitmen pasti adalah sebesar USD41,33 juta. Sedangkan total bonus tanda tangan yang didapatkan pemerintah dari tiga WK tersebut adalah sebesar USD4 juta atau sekira Rp58 miliar (kurs Rp14.500 per USD).

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan, dengan penunjukan itu nantinya Medco akan mengelola blok Rimau sampai 2043. Sebab, PT Medco E&P Indonesia mendapatkan hak kelola selama 20 tahun.

Baca Juga: Teken Kontrak 3 WK Migas Eksplorasi, RI Dapat Bonus Rp86 Miliar

"Untuk blok terminasi hari ini juga diumumkan yang konteksnya abis tahun 2023 yang sudah ada pemenangnya adalah Blok Rimau mendapatkan kontrak Medco E&P Rimau," ujarnya di Kantor Kemanterian ESDM, Jakarta, Kamis (27/12/2018).

Memang ada beberapa blok terminasi tahun 2023 yang belum ditentukan pemenangnya. Namun Arcandra menyebut jika pemenang dari blok terminasi yang habis tahun 2023 akan segera diumumkan secepatnya.

"Sedang dalam proses. Kita doakan. Tahun ini hanya tinggal beberapa hari lagi untuk itu bersabar. Tahun ini yang kita selesaikan 36 sebulan rata rata ada tiga WK. Tinggal dua lagi yang akan kita selesaikan insyallah secepatnya," jelasnya.

Arcandra menambahkan, hingga saat ini sudah ada 36 Wilayah kerja (WK) yang menggunakan skema grossplit. Adapun rinciannya adalah 36 merupakan blok terminasi, 14 lelang WK reguler dan 1 amandemen.

Kilang Minyak

"Jumlah wk yang menggunakan grossplit sebanyak 36. Terminasi 21, lelang wk reguler 14, amandemen 1," ucapnya.

Adapun total Komitmen Kerja yang dihasilkan hingga saat ini adalah USD2.132.200.000. Sedangkan bonus tanda tangan yang didapatkan hingga saat ini mencapai USD865.400.000.

"Jadi total kalau kita lihat dengan bonus tanda tangan dan KKP sampai hari ini adalah Rp32 triliun untuk KKP yang bisa digunakan 10 tahun yang akan datang. Dan bonus tanda tangan sebesar Rp13,4 triliun," jelasnya.

Seperti diketahui, blok eksplorasi Rimau sendiri memiliki kapasitas produksi sebesar 8000 barel per hari. Sedangkan produksi gas bumi dari WK Rimau mencapai 3,6 milion standard Civic feet per day (MMSCFD).

(kmj)

Berita Terkait

Migas

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini