Harga Cokelat Mahal, Perusahaan Produsen Permen Rugi 6%

Andrea Heschaida Nugroho, Jurnalis · Rabu 02 Januari 2019 12:15 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 02 320 1998889 harga-cokelat-mahal-perusahaan-produsen-permen-rugi-6-qFe0txJ2bC.jpg Kokoa (Foto: Foto CNBC)

JAKARTA – Hasil panen buruk dan harga tinggi kokoa (cokelat) membuat perusahaan permen, Hershey Co dan Tootsie Roll Industries rugi 6% di tahun 2018. Apalagi, tekanan ini terjadi di tengah kekhawatiran perlambatan pertumbuhan global dan perang dagang.

Kurangnya pasokan karena cuaca kering di daerah penghasil utama seperti produksi kokoa di Pantai Gading. Sedangkan untuk kondisi di Afrika Timur dan Asia dinilai baik dengan peningkatan tawaran dari panen baru.

Baca Juga: Jualan Permen hingga Biskuit, Pria Ini Orang Terkaya di Indonesia

“Panen utama terus berlanjut di Afrika Barat. Kondisinya panas dan kering. Gagasan untuk produksi utama untuk Pantai Gading dan Ghana sedang dikurangi dengan Pantai Gading memperkirakan produksi tanaman utamanya tersebut hanya 1.985 juta ton, turun dari perkiraan sebelumnya sekitar 2 juta ton,” ungkap analis software Jack Scoville lewat keterangan tertulis yang dilansir dari CNBC, Rabu (2/1/2019).

Baca Juga: Fakta Sederet Milarder yang Kekayaannya Naik Turun pada 2018

Semakin tinggi biaya kokoa membuat cokelat ini menekan perusahaan-perusahaan permen Hershey Co dan Tootsie Roll Industries. Kedua perusahaan tersebut kehilangan sekitar 6% di tahun 2018.

Sedangkan grafik Nestle tahun ini datar. Selain perdagangan berjangka, investor juga bisa mengakses komoditas unggulan melalui iPath Bloomberg SubTR ETN yang naik 22% di tahun 2018.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini