Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pabrik Pakan Ikan Siap Beroperasi di Pangandaran

Koran SINDO , Jurnalis-Selasa, 08 Januari 2019 |13:34 WIB
Pabrik Pakan Ikan Siap Beroperasi di Pangandaran
Ilustrasi: Foto Okezone
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan pabrik pakan ikan skala medium yang dibangun di Pangandaran, Provinsi Jawa Barat, siap beroperasi tahun ini.

Pabrik pakan ini ditargetkan untuk memenuhi kebutuhan pakan ikan air tawar dan laut, khususnya bagi pembudidaya ikan di wilayah Priangan timur dan sekitarnya seperti Garut, Ciamis, Tasikmalaya, Pangandaran, dan Cilacap.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto mengatakan, pabrik pakan yang dibangun pada lahan seluas 7.000 meter persegi itu dirancang untuk memproduksi pakan terapung dengan kapasitas optimum 1-1,2 ton per jam.

“Pabrik ini mampu menyuplai kebutuhan pakan optimal minimal 3.450 ton per tahun,” kata Slamet Soebjakto dalam rilisnya kemarin.

 Baca Juga: Tuna Sirip Biru Laku Terjual 3 Juta Dolar di Pasar Ikan Tokyo

Terkait pengelolaan ke depan, Slamet mengatakan akan menunjuk UPT Ditjen Perikanan Budi Daya yang memang sudah kompeten dalam bidang pakan ini. Dalam hal ini kemungkinan bisa Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung, Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi atau Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara.

Slamet juga tengah menyiapkan mekanisme terkait standar harga yang nanti diberlakukan di pasar. Menurut Slamet, penetapan harga akan melalui surat keputusan dirjen.

 Baca Juga: Begini Cara Menteri Susi agar Milenial Tak Terjebak Junk Food

Hal tersebut dinilai sebagai hal yang penting untuk memastikan harga bisa terjangkau. KKP mencatat pada 2019 kebutuhan pakan ikan dan udang diperkirakan mencapai 10,8 juta ton. Sementara produksi pakan mandiri pada 2017 tercatat sekitar 26.546 ton. (Sudarsono)

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement