nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wapres JK Ingin Indonesia Contoh China dalam Meningkatkan Daya Saing

Selasa 08 Januari 2019 14:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 08 320 2001499 wapres-jk-ingin-indonesia-contoh-china-dalam-meningkatkan-daya-saing-LTdc8QsJKz.jpeg Wakil Presiden Jusuf Kalla (Foto: Okezone)

JAKARTA - Keberhasilan China membanjiri pasar global dengan produk-produknya dinilai dapat menjadi contoh bagi Indonesia dalam upayanya mendongkrak daya saing di tingkat dunia. 

Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) bahkan menyebut, Indonesia perlu mencontek keberhasilan China tersebut. Tak hanya beragam, dari sisi kualitas produk-produk China pun menurutnya kini semakin baik dan tetap dengan harga yang bersaing.

Baca Juga: Lawan Impor, Mendag Fasilitasi Bahan Baku hingga Promosi Produk Dalam Negeri

"China negara yang sudah bisa memenangi persaingan. Mereka mampu membuat produk yang lebih baik, murah dan cepat. Kita mengetahui negara yang hampir memenuhi semua syarat itu adalah China," ujar Wapres di acara diskusi Outlook Perekonomian 2019 di Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Untuk meniru keberhasilan China, kata dia, perlu ada evaluasi dan koordinasi bersama antara pemerintah pusat, daerah dan pelaku usaha. JK mencontohkan bagaimana pemerintah harus bisa membuat satu regulasi yang mendukung pengusaha yang merupakan pihak yang menjalankan proses produksi dan perdagangan.

"Memang kalau ingin maju harus mengevaluasi yang telah dan apa yang akan kita lakukan," tegasnya.

Baca Juga: Jadi Raja di Negeri Sendiri, Mendag Ajak Pengusaha Ciptakan Produk Sekelas Impor

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa upaya meningkatkan daya saing merupakan hal yang perlu dilakukan segera. Hal itu penting agar ekspor Indonesia meningkat dan membuat neraca perdagangan surplus.

"Neraca perdagangan yang surplus dengan ekspor yang tinggi maka tingkat daya saing meningkat. Untuk itu masalah-masalah dasar seperti kualitas sumber daya manusia yang baik perlu diperbaiki," tandasnya. (Rina Anggraeni-Sindonews)

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini