JAKARTA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyampaikan hasil pelaksanaan Posko Nasional ESDM untuk Hari Raya Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.
Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Hendry Ahmad mengatakan, posko itu dilakukan untuk pengumpulan atau inventarisasi data lapangan, melakukan koordinasi dan pengawasan lapangan.
Baca Juga: Anggaran Bencana 2019 Naik Jadi Rp15 Triliun
"Terhadap fasilitas penyediaan dan pendistribusian BBM, gas, dan listrik dan daerah rawan bencana di Indonesia," ujarnya di Gedung BPH Migas Jakarta, Selasa (8/1/2019).
Namun, lanjut dia, untuk posko tahun ini sedikit terjadi dinamika. Seperti adanya musibah gempa dan tsunami yang terjadi di Selat Sunda. "Kemarin kita cukup kelabakan juga untuk atasi hal itu. Tapi kami kebut untuk BBM, LPG dan listrik" tuturnya.

Dia menjelaskan, bahwa posko ini, juga melakukan evaluasi hasil koordinasi pengawasan mengenai penyediaan dan pendistribusian BBM, gas, listrik dan kebencanaan Geologi.