nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani Cocok Gantikan Kim sebagai Presiden Bank Dunia?

Jum'at 11 Januari 2019 16:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 11 20 2003176 sri-mulyani-cocok-gantikan-kim-sebagai-presiden-bank-dunia-GVoWrzDisy.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Facebook Sri Mulyani)

WASHINGTON - Jim Yong Kim secara mengejutkan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden Bank Dunia. Sri Mulyani Indrawati yang pernah bekerja di lembaga tersebut dinilai cocok menggantikan Kim.

Mark Sobel, Direktur OMFIF menilai, posisi Presiden Bank Dunia pengganti Kim seharusnya berasal dari warga non Amerika. Kim Yong yang menjabat sebelumnya diketahui berwarga negara Amerika-Korea Selatan.

Menurut Sobel, sejak dibentuk pasca Perang Dunia II, Bank Dunia selalu dipimpin oleh orang AS. Sementara Dana Moneter Internasional (IMF) selalu diketuai orang Eropa. Hukum tidak tertulis ini, kata dia, logis diberlakukan beberapa dekade lalu karena AS dan negara-negara Eropa mendominasi ekonomi global.

Baca Juga: Bos Bank Dunia Mengundurkan Diri, Sri Mulyani: Kita Harus Hormati

"Mundurnya Kim memberi peluang untuk mengevaluasi aturan tersebut. Sekarang waktu yang tepat untuk perubahan," kata Sobel, dikutip Jumat (11/1/2019).

Bekas Pejabat Departemen Keuangan AS itu mengatakan, negara-negara berkembang seharusnya bersatu untuk mengajukan kandidat yang kuat, kredibel, dan dihormati dalam level global. Menurut dia, orang-orang hebat kerap muncul dari negara-negara tersebut.

"Mereka termasuk, contohnya, Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani (Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia) dan Mantan Menteri Keuangan Nigeria, Ngozi Okonjo-Iweala (juga Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia)," ujar Sobel.

Sobel mengatakan, struktur ekonomi global saat ini mulai merata seiring penurunannya porsi AS dan negara-negara Eropa. Dengan begitu, institusi Bretton Woods sudah seharusnya tidak eksklusif usai jatuhnya Uni Soviet dan munculnya China sebagai kekuatan ekonomi baru.

Baca Juga: Bos Bank Dunia Akan Gabung Global Infrastructure Partners

Hal ini, kata Sobel, selaras dengan komunike pertemuan pemimpin G20 pada April 2009 di London yang sepakat bahwa seleksi kepemimpinan di lembaga keuangan internasional harus dilakukan secara terbuka, transparan, dan meritokrasi.

Sobel yang pernah menjadi perwakilan AS untuk IMF yakin kepemimpinan yang kuat dan efektif di Bank Dunia akan tetap mewakili kepentingan Barat meski pemimpinnya berasal dari luar AS dan Eropa. (Rahmat Fiansyah-Inews)

(fbn)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini