Menanti Data Perdagangan Indonesia Sepanjang 2018

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Selasa 15 Januari 2019 08:47 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 15 320 2004560 menanti-data-perdagangan-indonesia-sepanjang-2018-Hj25RAlc7s.jpeg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan data neraca perdagangan Indonesia bulan Desember 2018, pada hari ini, Selasa (15/1/2019).

Pengumuman yang akan disampaikan Kepala BPS Suhariyano tersebut, dijadwalkan pada pukul 11.00 WIB di Kantor Pusat BPS, Jakarta.

Sebelumnya, pada rilis data neraca perdagangan November 2018 mengalami defisit sebesar USD2,05 miliar. Realiasi itu meningkat dari kondisi defisit di Oktober 2018 yang sebesar USD1,82 miliar.

Baca Juga: BI Prediksi Neraca Perdagangan Desember 2018 Masih Defisit

Kondisi defisit November 2018 ini dipicu defisit sektor minyak dan gas (migas) sebesar USD1,46 miliar. Sedangkan sektor non migas juga mengalami defisit sebesar USD583 juta.

Adapun posisi ekspor Indonesia pada November 2018 sebesar USD14,83 miliar, angka tersebut turun 6,69% dari realisasi di Oktober 2018 sebesar USD15,80 miliar. Apabila dibandingkan dengan November 2017 juga terjadi penurunan 3,28% dari yang sebesar USD15,33 miliar.

Sementara dari sisi impor, pada November 2018 tercatat sebesar USD16,88 miliar, turun 4,47% dari posisi Oktober 2018 sebesar USD17,62 miliar. Bila dibandingkan dengan impor November 2017 tercatat naik sebesar 11,68% dari sebesar USD15,11 miliar.

Baca Juga: Mendag Siapkan Strategi Khusus Dongkrak Ekspor di 2019

Adapun sepanjang tahun, Januari hingga November 2018 neraca perdagangan defisit USD7,52 miliar.

Tak hanya soal neraca perdagangan, hari ini BPS juga akan mengumumkan perkembangan upah pekerja atau buruh pada bulan Desember 2018. Juga merilis profil kemiskinan dan tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk di Indonesia pada September 2018.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini