Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Melantai di BEI, Saham Nusantara Properti International Melonjak 69,9%

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Jum'at, 18 Januari 2019 |10:26 WIB
Melantai di BEI, Saham Nusantara Properti International Melonjak 69,9%
Citra Putra Realty dan Nusantara Properti Resmi Melantai di BEI (Foto: Yohana/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Nusantara Properti International Tbk resmi mencatatkan saham perdana atau Innitial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Emiten dengan kode saham NATO tersebut jadi perusahaan ke-5 yang melantai pada tahun ini atau perusahaan ke-624 di BEI.

NATO melepas 2 miliar saham atau setara dengan 25% ke publik dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO. Harga yang ditetapkan yakni harga Rp103 per saham, dengan demikian perseroan akan menghimpun dana segar sebesar Rp206 miliar.

Pada pembukaan perdagangan, saham NATO melonjak naik 72 poin atau 69,9% ke level Rp175 dari Rp103 per lembar saham. Saham ditransaksikan sebanyak 5 kali dengan volume sebanyak 53 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp910.000.

Baca Juga: Pasang Harga IPO Rp103, Nusantara Properti Raup Dana Rp200 Miliar

Dalam aksi korporasi tersebut, perseroan yang bergerak di bidang pengembang dan pengelola properti ini menunjuk PT Jasa Utama Capital Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Direktur Utama Nusantara Properti International Gede Putu Atnawa menyatakan, perseroan akan menggunakan dana IPO sekitar 80% untuk melakukan peningkatan penyertaan modal pada Entitas Anak, yaitu PT Nusantara Mandala Prima (NMP) pada nilai nominal.

"Lalu sekitar 20% akan digunakan untuk melakukan peningkatan penyertaan modal pada Entitas Anak, yaitu PT Nusantara Jaya Realti (NJR)," kata dia saat pembukaan perdagangan di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (18/1/2019).

Bacac Juga: Perusahaan di Papua Didorong Go Public

Bersamaan dengan penawaran saham baru, NATO juga menawarkan Waran Seri I sebanyak dua miliar unit dengan harga pelaksanaan Rp108 per saham. Dari penawaran Waran Seri I tersebut, NATO nantinya akan memperoleh tambahan modal sebesar Rp216 miliar.

"Dana yang diperoleh dari Pelaksanaan Waran Seri I seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja Perseroan," kata dia.

(Feby Novalius)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement