nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jokowi Siapkan Perumahan Subsidi untuk Komunitas

Sabtu 19 Januari 2019 16:50 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 19 470 2006717 presiden-jokowi-siapkan-perumahan-subsidi-untuk-komunitas-v8p8gqseKl.jpeg Foto Rumah: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah mulai 2019 fokus untuk menyediakan fasilitas perumahan bersubsidi kepada komunitas yang mengusulkan.

"Ya semuanya nanti akan kita siapkan di provinsi-provinsi untuk komunitas-komunitas. Kalau komunitas menghendaki artinya ya fasilitas kredit disiapkan, subsidi FLPP, uang muka semua disiapkan. Ini bagus kan? Karena ini ada yang di Jakarta, di Bandung, di Serang, ada yang di Karawang," kata Presiden Joko Widodo dilansir dari Antaranews.com, Sabtu (19/1/2019).

Dia mengatakan, program tersebut masuk dalam program sejuta rumah yang pada 2018 targetnya telah terlampaui. Oleh karena itu, mulai 2019 pemerintah fokus pada penyediaan fasilitas perumahan untuk komunitas-komunitas. Untuk yang pertama, komunitas tukang cukur Garut menjadi komunitas pertama yang mendapatkan fasilitas tersebut.

Baca Juga: Tukang Cukur Bisa Ajukan KPR, Cicilannya Rp800.000/Bulan

"Sekarang kita akan fokus ke komunitas-komunitas. Yang umum kan sudah berjalan empat tahun. Yang ini sekarang masuk ke komunitas," katanya.

Mekanisme pengusulan kata dia disampaikan secara "bottom up" ke pemda lalu diteruskan kepada pemerintah pusat.

"Iya, ini bottom-up. Jadi saya tadi sampaikan nanti di provinsi lain ada usulan dari komunitas kemudian kita siapkan kreditnya, kita carikan developernya, sehingga jadi kayak gini," katanya sambil menunjuk rumah contoh untuk komunitas tukang cukur yang baru ditinjaunya.

Upaya penyediaan fasilitas rumah tersebut dilakukan untuk mengejar backlog kekurangan rumah di Tanah Air.

Jokowi

"Artinya backlog kekurangan rumah yang ada di kita ini segera harus kita kejar. Kebutuhan-kebutuhan itu baik untuk komunitas di sini misalnya PPRG, nanti komunitas yang lain dikejar sehingga semakin berkurang setiap tahunnya," katanya.

Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR mencatat, angka backlog pada 2015 mencapai 7,6 juta unit dan ditargetkan pada 2019 angkanya turun menjadi 5,4 juta rumah. Didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Presiden Jokowi meninjau rumah contoh untuk PPRG yang telah selesai dibangun.

"Ini rumah contoh yang akan dibangun tipe 30 tanahnya seluas 60. Artinya sudah lebar ini tanahnya," kata Presiden.

Dia berharap nantinya cicilan per bulan kurang lebih Rp800 ribu dari rumah dan tanah seharga Rp130 juta. "Ini sudah 150, rencana ini sudah laku 140 rumah. Artinya minat dari anggota Persaudaraan Pemangkas Rambut Garut ini sudah ambil semua. Nanti tinggal sisanya yang berikutnya akan menyusul," katanya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini