Inka Ekspor 15 Kereta ke Bangladesh, Ada Kereta Tidur

Koran SINDO, Jurnalis · Senin 21 Januari 2019 10:04 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 21 320 2007141 inka-ekspor-15-kereta-ke-bangladesh-ada-kereta-tidur-UlNxJZLJm9.jpg Foto: Inka Ekspor Kereta (Ist)

JAKARTA – PT Industri Kereta Api (Inka) mengirim kereta tipe Broad Gauge (BG) ke Bangladesh melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, kemarin. Ini pengiriman batch-1 dengan jumlah 15 kereta.

“Nanti sisanya kereta akan dikirim bertahap hingga Juli 2019. Pada pengiriman kali ini jenisnya 10 WEC, dua WECRD, serta masing-masing satu WJC, WJCC, dan WPC,” kata Direktur Utama Inka Budi Noviantoro pada acara pelepasan ekspor kereta di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur, kemarin.

Secara keseluruhan, Inka memproduksi 250 kereta untuk Bangladesh Railway yang meliputi 50 kereta tipe BG dan 200 kereta tipe meter gauge (MG). Kereta tipe BG dengan lebar jalurnya 1.676 mm, sedangkan tipe MG lebar jalurnya 1.000 mm.

 Baca Juga: Cerita Bos Inka yang Taklukan Produk China untuk Tembus Pasar Ekspor

Masing-masing tipe kereta, menurut Budi, bisa dirangkai dengan beberapa jenis kereta termasuk WJC (kereta tidur AC), WJCC (kereta penumpang AC), WEC (kereta penumpang non-AC), WPC (kereta pembangkit), dan WECDR (kereta makan). Kereta tipe BG memiliki 90 kursi, baik jenis WJCC (AC) maupun WEC (non-AC), sementara tipe MG mempunyai 55 kursi untuk jenis WJCC (AC) dan 60 kursi jenis WEC (non-AC).

Inka, menurut Budi, menjadi pemenang tender pengadaan kereta penumpang untuk Bangladesh Railway pada 2017 dengan total nilai kontrak USD100,89 juta. Tahun 2016, Inka juga mengekspor 150 kereta dengan nilai USD72,39 juta ke Bangladesh. Sebelumnya, perusahaan juga mengirim 50 kereta ke negara itu dalam kontrak jual beli senilai USD13,8 juta.

 Baca Juga: Inka Incar Kontrak Rp7,2 Triliun pada 2019

Pada kesempatan sama, Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengapresiasi sukses Inka memenangi tender pengadaan kereta Bangladesh. “Ini adalah bukti bahwa anak bangsa mampu bersaing dan kemampuannya diakui di dunia internasional,” kata Airlangga yang berharap Inka bisa meningkatkan kualitas produksinya. (Oktiani Endarwati/Ant)

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini