nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ternyata Menantu Presiden Jokowi Bisnis Properti, tapi Masih Kelas Menengah

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 23 Januari 2019 17:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 23 470 2008406 ternyata-menantu-presiden-jokowi-bisnis-properti-tapi-masih-kelas-menengah-p1Sfba8QnN.jpeg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menantu Presiden Joko Widodo yakni Bobby Nasution ternyata diam-diam menjalani bisnis properti. Bisnis properti yang dijalani oleh Bobby adalah penjualan perumahan subsidi.

Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) Soelaeman Soemawinata membenarkan, jika suami dari Kahiyang Ayu (putri Presiden Jokowi) menjalani bisnis properti. Bahkan di kepengurusan REI sendiri, Bobby menjabat sebagai Wakil Sekertaris Jenderal (Wasekjen) REI Pusat bidang Perizinan.

"Bobby? Oh iya. Dia kan pengurus REI. Dia sebagai Wasekjen bidang perizinan," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Rabu (23/1/2019).

Baca Juga: 3 Biaya yang Harus Dipersiapkan Saat Membangun Rumah

Menurut pria yang kerap disapa Eman, Bobby sudah cukup lama menjalani bisnis jual beli rumah ini. Namun memang kapasitasnya masih termasuk dalam kelompok pengembang rumah menengah.

"Sudah lama sih. Tidak (bukan pegembang besar). Dia menengah," ucapnya.

Eman menjelaskan, Bobby juga tidak hanya menjual rumah-rumah murah alias subsidi. Karena Bobby juga ada beberapa proyek menjual rumah komersil khususnya di daerah Medan, Sumatera Utara.

"Kayanya ada juga rumah yang komersil juga. Di Medan dia banyak," ucapnya.

Baca Juga: LRT Bikin Properti di Jakarta Makin Prestise

Sebagai informasi, Bobby Nasution tergabung di sebuah perusahaan properti besar di Indonesia, yakni Takke Group. Nama pengembang ini patut diperhitungkan karena sudah ada beberapa properti yang patut dicatat, yaitu apartemen Kemang View, Metro Galaxy di Bekasi, Gardenia Apartment di Bogor, dan sejumlah perumahan tapak seperti Cimanggis Permai.

Di Takke Group, Bobby menempati posisi sebagai direktur marketing, sekaligus sebagai pemegang saham yakni kepemilikan sekitar 10-20%. Beberapa proyek pernah dia orbitkan ketika di Takke Group ataupun sebelum di Take Group.

Proyek terbaru yang resmikan adalah perumahan Sukabumi Sejahtera Satu di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, beberapa waktu lalu. Adapun tahap awal rencana pembangunannya 500 unit rumah, dari total keseluruhan 1.500 unit rumah. Tahap ini menghabiskan lahan 15 hektare dan untuk selanjutnya keseluruhan ada 35 hektare.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini