Lebih jauh Airlangga mengatakan, pemerintah akan memperkuat bank ekspor untuk mendukung pembiayaan kegiatan ekspor agar industri mampu menembus pasar luar negeri.
Seiring dengan produksi gerbong untuk pasar ekspor, PT Inka juga telah meningkatkan jumlah sumber daya manusia (SDM) dari semula 5.000 pekerja menjadi 8.000 pekerja.
“PT Inka juga melakukan ekspansi fasilitas produksi di Banyuwangi,” tandasnya.
Direktur Utama PT Inka, Budi Noviantoro, mengatakan, secara keseluruhan perusahaan KA pelat merah itu memproduksi 250 kereta untuk Bangladesh Railway. Perinciannya, 50 kereta tipe BG dan 200 kereta tipe MG (metergauge).
Kereta tipe BG dan kereta tipe MG memiliki perbedaan dalam hal lebar trek (track gauge) yang digunakan. Untuk kereta tipe BG digunakan pada trek dengan lebar 1.676 mm, sedangkan kereta tipe MG digunakan pada trek dengan lebar 1.000 mm.
Tiap tipe tersebut akan dirangkai beberapa jenis kereta, baik yang menggunakan air conditioner (AC) maupun non-AC, yakni WJC (kereta tidur AC), WJCC (kereta penumpang AC), WEC (kereta penumpang non-AC), WPC (kereta pembangkit), dan WECDR (kereta makan). Pada pengiriman Batch-1 ini jenis kereta yang dikirimkan terdiri dari 1 WJC, 1 WJCC, 10 WEC, 2 WECDR, dan 1 WPC.
PT Inka merupakan pemenang tender dalam pengadaan kereta penumpang untuk Bangladesh Railway pada 2017 dengan total nilai kontrak sebesar USD100,89 juta untuk 250 kereta. Sebelumnya pada 2016, PT Inka juga telah mengekspor 150 kereta dengan nilai kontrak senilai USD72,39 juta dan 50 kereta ke Bangladesh pada 2006 dengan nilai kontrak sebesar USD13,8 juta.
Selain ke Bangladesh PT Inka juga pernah memenuhi pesanan kereta ke luar negeri lainnya meliputi power generating car (PGC) dan gerbong barang ke Malaysia, well wagon ke Singapura, ballast hopper wagon (BHW) ke Thailand, lokomotif ke Filipina, dan blizzard center sills ke Australia.
Saat ini perusahaan yang bermarkas di Madiun, Jatim, itu sedang melakukan penyelesaian produksi 438 kereta pesanan PT KAI (Persero) yang sampai saat ini telah terkirim 288 kereta. Adapun produk pesanan PT KAI lainnya adalah 31 trainset light rail transit (LRT) dengan setiap trainset terdapat 6 kereta yang akan dikirim pada pertengahan 2019. (Arif Budianto/Lukman Hakim)
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.