nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jokowi: Kepercayaan Itu Kunci Sukses Usaha

Rikhza Hasan, Jurnalis · Sabtu 26 Januari 2019 14:59 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 26 320 2009731 presiden-jokowi-kepercayaan-itu-kunci-sukses-usaha-otbBVHWHRT.jpg Presiden Jokowi Tinjau Program Mekaar di Kemayoran (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau nasabah Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) binaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) di Kemayoran, Jakarta. Dia mengingatkan supaya para penerima bantuan dapat menjaga kepercayaan konsumen dalam usahanya.

"Jujur, disiplin kerja keras kunci ibu-ibu bisa sukses dan naik ke jenjang yang lebih atas," ujarnya, di Jalan Angkasa No.16, RT2/RW9, Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (26/1/2019).

Jadi, lanjut Kepala Negara, yang dijual dalam suatu usaha adalah kepercayaan. Sebab, jika ibu-ibu atau penerima bantuan tidak jujur maka akan sulit mengembangkan usahanya.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Saya Senang Ibu-Ibu Bisa Menabung

"Ibu ada yang dapat Rp2 juta ada yang dapat Rp3 juta karena dipercaya. Jangan sampai kepercayaan itu tidak ada sampai tidak memberi pendapatan yang lebih tinggi lagi," ujarnya.

Selain menjaga kepercayaan, mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengingatkan untuk selalu disiplin. Maksudnya, ketika dapat untung, disiplin menabung dan saat cicilan segera dibayarkan.

"Ibu-ibu Mekaar Garut, Bogor Jakarta. Disiplin itu harus dan harus menabung dan saat cicilan gak harus kemana-mana tinggal nih.

Disiplin itu penting sekali agar kita dinilai oleh program Melamar dan PNM itu nilainya baik," ujarnya.

Sehari sebelumnya, Presiden Jokowi juga meninjau Program Mekaar di Kota Bekasi. Presiden meninjau produk yang dihasilkan peserta Program Mekaar yang dipamerkan di Alun alun Kota Bekasi di Bekasi Selatan Kota Bekasi.

Baca Juga: Begini Penjelasan Bos PNM soal Bisnis 'Angkat' UMKM

Program Mekaar merupakan wujud nyata keberpihakan pemerintah bagi masyarakat kecil dalam rangka meningkatkan kualitas hidup.

Presiden mendorong nasabah Mekaar yang telah menerima modal usaha untuk menyisihkan keuntungan mereka dengan cara menabung.

Dengan demikian kelompok ibu-ibu prasejahtera yang tadinya belum masuk financial inclusive tersebut sudah menjadi bagian dari perbankan seperti diharapkan pemerintah.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini