Proyek LRT Jabodebek Terhambat Pembebasan Lahan

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 31 Januari 2019 19:56 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 31 320 2012115 proyek-lrt-jabodebek-terhambat-pembebasan-lahan-6lCE39JYtr.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Menteri Kordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memberikan penjelasan terkait pembangunan kereta api ringan alias Light Rail Transit (LRT), Jakarta Bogor Depok dan Bekasi (Jabodebek) yang terlambat.

"Proyek LRT itu bagus. Memang agak terlambat, karena ada pembebasan lahan dalam bentuk depo," ujarnya di Gedung Kemenko Maritim Jakarta, Kamis (31/1/2019).

 Baca Juga: Menhub: Pemprov DKI Sepakat Stasiun LRT di Dukuh Atas

Dia menjelaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memerintahkan agar LRT ini bisa terintegrasi. Di mana sekarang lagi dikerjakan tim sedang. Dan tim kecil dibentuk untuk tanggung jawab dan operasinya.

"Karena tak semudah itu kan menyatukan dari Perhubungan, BUMN, BUMD juga jadi satu. Apakah nanti jadi satu organisasi seperti New York Port of Authority, yang punya kewenangan lagi atau semua. Bagaimana lagi mereka kaji," tuturnya.

 Baca Juga: Pembangunan LRT Akan Dirancang Melingkar

Dia menambahkan, pemerintah pusat akan menyiapkan operator untuk LRT terintegrasi tersebut. "Kita nanti lihat kajiannya tersebut," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini