nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tol Trans Jawa Disebut Mahal, Bos Jasa Marga: Banyak yang Happy

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 01 Februari 2019 19:41 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 01 320 2012633 tol-trans-jawa-disebut-mahal-bos-jasa-marga-banyak-yang-happy-56Gv6tj0Q7.jpg Foto: Dirut Jasa Marga soal Mahalnya Tol Trans Jawa (Giri/Okezone)

JAKARTA - Mahalnya tarif tol Trans Jawa banyak dikeluhkan beberapa pihak. Tak terkecuali oleh Pengusaha transportasi yang terhimpun dalam Organisasi Angkutan Darat (Organda) yang mengeluhkan mahalnya tarif Tol Trans Jawa, meskipun bisa menghemat waktu.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) Dessy Ariyani mengatakan, meskipun banyak yang mengeluh, namun tak sedikit pula laporan masyarakat yang mengaku berterima kasih kepada Jasa Marga. Karena menurut mereka, dengan adanya akses tol Trans Jawa bisa memangkas waktu perjalanan.

"Tapi saya juga banyak dengar yang sangat happy dengan tol Trans Jawa. Saya banyak terima ucapan terima kasih kami jadi lancar cepat, mungkin mahal oke tapi kami jadi sangat cepat. nyaman, banyak juga saya dengar seperti itu," ujarnya saat ditemui di Hotel Pullman, Jakarta, Jumat (1/2/2019).

 Baca Juga: Dampak Pembangunan Tol Trans Jawa bagi Logistik

Dessy menambahkan, pro kontra dalam pembangunan tol merupakan sesuatu hal yang biasa. Karena dalam kehidupan sehari-hari pun hal tersebut selalu terjadi.

"Jadi kami melihat dua sisi saja ya. Kan semua selalu ada hitam ada putih, ada siang ada malam," ucapnya.

Dessy menjelaskan, pihaknya juga melakukan kajian mengenai jumlah penumpang yang melewati jalan tol tersebut. Kajian tersebut akan dilakukan setiap dua bulan sekali untuk mengetahui berapa jumlah kendaraan yang melintasi ruas tol tersebut.

"Kami sudah kaji tarif tol yang sesuai kami laporkan. Kami akan kaji lebih dalam karena tidak ada historicalnya. Kara kan pertama kali ini tersambung belum ada datanya," katanya.

 Baca Juga: Tarif Baru Trans Jawa, Jakarta-Surabaya Rp660.500

Namun jika berbicara mengenai penurunan tarif, Dessy mengaku enggan memberikan pernyataan tersebut. Sebab naik turunnya tarif tol sudah ditetapkan oleh keputusan pemerintah lewat Surat Keputusan Menteri PUPR.

"Saya enggak bilang begitu (tarif tol diturunkan) ini kan bicara traffic. Itu juga dari pemerintah deh," ucapnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini