nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jokowi: Dana Desa Harus Ditambah Lagi

Okky Wanda lestari, Jurnalis · Minggu 03 Februari 2019 14:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 03 320 2013205 presiden-jokowi-dana-desa-harus-ditambah-lagi-q7ASjy6Yfl.jpg Presiden Jokowi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Mengutip Laporan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi (Mendesa PDTT), Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, income per kapita di desa dalam empat tahun terakhir ini atau sejak digulirkannya dana desa meningkat dua kali lipat.

“ini sebuah loncatan yang besar sekali. Bank Dunia mengakui keberhasilan Dana Desa ini yang kita telah melaksanakan selama 4 tahun ini,” kata Presiden Jokowi seperti yang dilansir dari Sekretariat Kabinet, Jakarta, minggu (3/2/2019).

Kenaikan income per kapita di desa itu, diyakini Presiden, gara-gara Dana Desa. Jokowi menyebutkan infrastruktur-infrastruktur di desa juga kelihatan meloncatnya karena Dana Desa ini.

 Baca Juga: Presiden Jokowi Ingin Dana Desa Kurangi Ketimpangan dan Kemiskinan

Menurut Presiden, sejak 2015 di seluruh Tanah Air telah digelontorkan Dana Desa yang tidak sedikit. Kalau di Jawa Timur Rp19 triliun, di seluruh Tanah Air pada 2015 digelontorkan Dana Desa Rp20.7 triliun, lalu 2016 sebanyak Rp46,9 triliun. Kemudian pada 2017 naik jadi Rp60 triliun, 2018 tetap Rp60 triliun, dan pada 2019 ini jadi Rp70 triliun.

“Artinya, sampai akhir tahun ini Rp257 triliun uang yang kiya gelontorkan ke desa-desa di seluruh Tanah Air sampai akhir 2018 berarti Rp187 triliun. Kalau sampai akhir 2019 sebesar Rp257 triliun," kata Presiden.

Dengan memberika Dana Desa yang besar, menurut Presiden, pemeritah ingin agar perputaran uang yanga ada di desa ini semakin banyak. Artinya, kalu realisasi semakin tinggi, uang berputar di desa-desa juga akan semakin tinggi dan banyak.

Sesuai teori, menurut Presiden, semakin uang berada di desa-desa ini semakin banyak, kesejahteraan masyarkat itu juga akan meningkat. “Itu teori ekonomi yang tidak bisa diutak-atik lagi,” ujar Presiden seraya menyampaikan apresiasinya trehadap capaian Jawa Timur yang realisasi Dana Desanya mencapai 99,6% dari alokasi Rp19 triliun yang diberikan pemerintah.

 Baca Juga: Jokowi: Dana Desa Terbukti Tingkatkan Pendapatan Masyarakat Desa

Oleh sebab itu, Presiden Jokowi menegaskan, nanti di 2020 Dana Desa harus ditambah lagi, 2021 ditambah lagi, 2022 ditambah lagi, dan seterusnya ditambah terus. “Karena ini adalah Pondasi, syarat bagi kemajuan bangsa ini, Basicnya adalah di desa,” ucapa Presiden.

Presiden menjelaskan, dari Rp187 triliun Dana Desa yang sudah disalurkan sampai akhir 2018, telh dibangun diantaranya 191.000km jalan desa, 24.000 posyandu, 50.000 PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).

Presiden berharap dalam penggunaan anggaran Dana Desa seperti unuk membangun jembatan, jalan, irigasi, agar menggunakan material yang ada di desa.

"Beli material yang ada di desa itu. Entah beli batu bata, entah beli batu, entah beli pasir, agar menggunakan semua potensi yang ada di desa. Kalau kepepet betul, ya paling enggak masuk ke lingkup kecamatan," katanya.

"Kalau toh harganya lebih mahal sedikit, menurut Presiden, tidak apa tetap beli di desa supaya uang itu tetap beredar dari warung ke warung, toko-toko yang ada di desa itu," ujar Jokowi.

Presiden Jokowi juga mengingatkan, agar untuk proyek-proyek yang ada itu menggunakan 100% tenaga kerja dari tenaga lokal yang ada di desa itu. Kalau kurang, enggak apa-apa ke desa tetangga.

“Supaya peredaran uang di desa ini terus, terus, terus, tambah terus. Karena tiap tahun kita tambah, kita tambah. Percuma lari masuk lagi ke kota, percuma. Lari masuk lagi ke Jakarta, percuma,” tutur Presiden.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini