nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ada Asian Games hingga Pertemuan IMF-World Bank, Ekspor Jasa Tumbuh 5,64%

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 06 Februari 2019 14:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 06 320 2014368 ada-asian-games-hingga-pertemuan-imf-world-bank-ekspor-jasa-tumbuh-5-64-DlDBByb7XN.jpeg Kepala BPS Suhariyanto (Foto: Giri/Okezone)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut adanya beberapa event internasional di 2018 turut mendongkrak angka ekspor. Seperti diketahui, beberapa event Internasional sendiri berhasil diselenggarakan dengan sukses oleh pemerintah pada 2018 yakni Asian Games dan Asian Para Games hingga Annual Meeting IMF World Bank.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan, adanya beberapa event internasional di 2018 ternyata berhasil mengerek angka ekspor Indonesia. Meskipun kebanyakan adalah ekspor di bidang jasa.

"Asian Games dan Annual Meeting IMF-World Bank dicantumkan jasa ekspor," ujarnya dalam acara konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Rabu (6/2/2019).

Baca Juga: 2.000 Kontainer Produk Kopi dan Biskuit RI Diekspor ke Rusia

Salah satu buktinya adalah ekspor jasa tumbuh sebesar 5,64%. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan ekspor barang yang hanya tumbuh 4,18%.

"Jadi bisa dilihat di sana sebetulnya di sana di lihat ekspor barang dan jasa tumbuh 4,33% ini bisa dipisah ekspor barang dan jasa. Barang ekspornya 4,18% dan jasanya tumbuh 5,64%," jelasnya.

Pria yang kerap disapa Kecuk itu menyebut jika peningkatan ekspor jasa , didorong oleh peningkatan jumlah wisatawan mancanegara selama dua event itu berlangsung. Menurut catatan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS), sebanyak 78.854 wisatawan mancanegara datang ke Indonesia selama penyelenggaraan Asian Games 2018 berlangsung.

Defisit Neraca Perdagangan 

Sedangkan, para wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia tersebut berhasil mendatangkan Rp3,7 triliun untuk pemasukan negara. Selain itu, dari 78,854 wisatawan asing yang datang selama Asian Games 2018, mereka mengeluarkan uang untuk berbelanja hingga mencapai Rp1,9 triliun.

Semangat itu untuk pertemuan IMF World Bank di Bali, BAPPENAS dan LPEM UI mencatat peserta mancanegara mencapai 2.969 delegasi dan 5.382 datang ke Bali. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp341 miliar berhasil didapatkan oleh Indonesia selama tujuh hari penyelenggaraan tersebut.

Adapun, pengeluaran peserta domestik mencapai Rp241 miliar dari total delegasi domestik sebanyak 672 orang dan nondelegasi sebanyak 25.738 orang. Sedangkan, menurut data kolektif, dampak ekonomi langsung dari acara ini pada periode 2017-2018 sejak persiapan hingga pelaksanaan mencapai Rp5,5 triliun.

"Jauh lebih tinggi karena meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara yang ke Indonesia karena kegiatan Annual Meeting World Bank dan Asian Games dan Para Games jadi tercermin pada ekspor barang dan jasa," jelasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini