nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Boleh Tarik Utang, yang Penting Sanggup Bayar

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 07 Februari 2019 16:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 07 20 2014906 ekonom-pemerintah-boleh-utang-asalkan-sanggup-membayarnya-YIfgSuL11A.jpeg shu

JAKARTA - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai bahwa utang yang dilakukan oleh Pemerintah Jokowi-JK saat ini merupakan hal yang wajar.

"Utang itu boleh. Apabila utang tersebut digunakan untuk kegiatan ekonomi pembangunan yang produktif bisa mendorong pertumbuhan secara sustainable," ujar Ekonom Senior Indef Munawir, di Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Baca Juga: Sederet Fakta Sri Mulyani Disebut Menteri Pencetak Utang

Dia menjelaskan, bahwa utang itu prinsipnya harus berada dalam kerangka kebijakan fiskal yang sustainable.

"Jadi bukan berarti enggak boleh utang, sepanjang kapasitas membayar itu ada dan sanggup. Nah ukuran itu bisa tanya ke menteri-menteri sana," katanya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati buka suara terkait utangpemerintah yang disebut meningkat hingga 69% dalam periode 4 tahun. Kritik tersebut membuatnya disebut sebagai Menteri Pencetak Utang oleh Calon Presiden Nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Baca Juga: Sri Mulyani: Jangan Kira Kita Cuma Utang, Utang dan Utang!

Menurut Sri Mulyani, kritikan yang ditujukan kepada pemerintah tentang utang hanya melihat dari nominalnya saja. Bahkan beberapa orang yang mengkritik tidak mengetahui peruntukan utang tersebut untuk apa. 

"Jadi saya hanya ingin menyampaikan, yang disampaikan bukan sesuatu hal yang baru. Adalah sesuatu yang logis. Namun sebaiknya dilihatnya dalam konteks yang lebih besar," ujarnya dalam acara konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini