SYDNEY – Australia mencabut visa residensi pebisnis China, Huang Xiangmo, yang pernah dikaitkan dengan kasus promosi kepentingan Beijing. Surat kabar Sydney Morning Herald (SMH) melaporkan informasi itu kemarin.
“Huang, yang dikenal sebagai donor politik, itu juga tak dapat kembali ke rumahnya di Sydney setelah pemerintah menolak aplikasi kewarganegaraan dan mencabut visanya saat dia berada di luar negeri,” papar sumber yang dikutip SMH.
Baca Juga: China Tuduh Australia Ingin Perkuat "Pengaruhnya" di Pasifik
Surat kabar itu tidak melaporkan alasan keputusan otoritas Australia itu, tapi menyebut Kementerian Dalam Negeri yang menyatakan Huang tidak layak untuk residensi. Perwakilan kementerian itu menolak berkomentar. Juru Bicara Menteri Imigrasi Australia David Coleman juga tak mau berkomentar.
Laporan itu muncul saat Australia dan China berupaya memperbaiki hubungan yang memburuk sejak 2017, saat Australia menuduh China mencampuri urusan domestiknya.