Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Seleksi Pegawai Kontrak Setara PNS Bisa Rampung Maret 2019

Giri Hartomo , Jurnalis-Senin, 11 Februari 2019 |10:03 WIB
Seleksi Pegawai Kontrak Setara PNS Bisa Rampung Maret 2019
PNS (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan seluruh proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tidak akan memakan waktu lama. Bahkan BKN memastikan jika seleksi PPPK ini bisa rampung sebelum agenda pemilahan presiden (Pilpres) dan Pemilahan Legislatif (Pileg)

Kepala Biro Humas BKN Muhammad Ridwan mengatakan, seluruh proses bisa rampung pada awal Maret 2019 mendatang. Termasuk pemberian Nomor Induk Pegawai (NIP) juga bisa rampung pada bulan tersebut.

"Maret diharapkan sudah selesai prosesnya. Pasti sudah selesai sebelum Pileg dan Pilpres," ujarnya saat dihubungi Okezone, Senin (11/2/2019).

Baca Juga: Pendaftaran Pegawai Kontrak Setara PNS Hanya Dibuka Seminggu

Sebagai gambaran, pada tanggal 10-16 Februari 2019 merupakan proses pendaftaran online. Pada periode tersebut juga BKN melakukan verifikasi administrasi untuk nantinya diumumkan pada tanggal 18 Februari.

"Katakanlah gampangannya ya jadi pendaftaran online sampai tanggal 16 . Kemudian 18-19 pengumuman," jelasnya.

Setelah itu, pada tanggal 23-24 Februari dilakukan pelaksanaan Seleksi. Setelah itu pada tanggal 25-28 Februari dilakukan pengolahan nilai dan pada 1 Maret diumumkan hasilnya.

pns

"25-27 Februari itu pelaksanaan seleksi kompetensinya. Pokoknya sebelum pilpres beres," jelasnya.

Apalagi menurutnya,dalam seleksi ini tidak ada Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) seperti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Yang ada hanyalah seleksi kompetensi managerial , sosial culutral dan sebagainya.

"Ada seleksi kompetensi managerial, Sosial Cultural, jadi enggak ada SKD. Mereka dianggap memenuhi kompetensi dasar. Nanti seleksinya pakai Computer," jelasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement