nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Indeks Dolar AS Tertekan Data Ekonomi

Rabu 13 Februari 2019 08:43 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 13 278 2017179 indeks-dolar-as-tertekan-data-ekonomi-Qm8g6BIApE.jpg Kurs dolar AS (Foto: Ilustrasi Reuters)

JAKARTA - Setelah menguat selama delapan sesi berturut-turut, kurs dolar AS melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), tertekan oleh beberapa data ekonomi suram.

Indeks optimisme bisnis-bisnis kecil AS merosot 3,2 poin pada Januari karena para pemilik menyatakan semakin khawatir tentang pertumbuhan ekonomi di masa depan, menurut sebuah laporan Federasi Nasional Bisnis Independen (NFIB), dilansir dari Antaranews.com, Rabu (13/2/2019).

Baca Juga: Indeks Dolar AS Melanjutkan Tren Penguatan

Angka 101,2, terendah sejak minggu menjelang pemilihan umum 2016, menunjukkan ketidakpastian di antara pemilik usaha kecil karena penutupan pemerintah yang lama dan ketidakstabilan pasar keuangan, kata laporan itu.

Sementara itu, indeks ketidakpastian NFIB naik tujuh poin menjadi 86, angka tertinggi kelima dalam sejarah 45 tahun survei. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,36% menjadi 96,7121 pada akhir perdagangan.

dolar

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1331 dari USD1,1275 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2897 dari USD1,2860 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7098 dari USD0,7062.

Dolar AS dibeli 110,50 yen Jepang, lebih tinggi dari 110,40 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 1,0062 franc Swiss dari 1,0040 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3241 dolar Kanada dari 1,3298 dolar Kanada.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini