nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPR Milenial Tersalurkan Rp1,7 Triliun dalam 3 Bulan

Rany Fauziah, Jurnalis · Rabu 13 Februari 2019 13:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 13 470 2017317 kpr-milenial-tersalurkan-rp1-7-triliun-dalam-3-bulan-VrhoQ9jP2G.png KPR untuk Kalangan Milenial (Foto: Instagram KBUMN)

JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menyiapkan program kredit pemilik rumah (KPR) untuk kalangan milenial. Bank Tabungan Negara (BTN) menyiapkan kredit mencapai Rp7 triliun pada 2019.

“Pada awal Oktober 2018, Bank BTN @bankbtn telah meluncurkan program KPR untuk kalangan milenial yang dinamakan 'KPR Gaess',” dikutip dari instagram Kementerian BUMN, Rabu (13/2/2019).

Baca Juga: Rasio KPR di 2018 hanya 2,9%, Industri Properti Belum Bangkit?

Seperti yang diketahui, Pada awal bulan oktober 2018 BTN telah meluncurkan program kredit pemilik rumah (KPR) khusus milenial. Melalui program KPR untuk kalangan milenial yang bertajuk KPR Gaes, BTN menargetkan kucurkan kredit mencapai Rp7 triliun di tahun politik ini.

"Kaum milenial akan kita buatkan program khusus, akan launching KPR Milenial ini nanti kurang lebih bulan depan, awal Oktober," ujar Direktur Utama Bank BTN Maryono di JCC Senayan, Jakarta, ) seperti yang diberitakan Okezone sebelumnya, Sabtu (22/9/2018).

Kendati demikian, Maryono enggan menjelaskan secara detail fasilitas yang ditawarkan dalam kredit milenial tersebut. Kata dia, yang pasti skema kredit ini mempertimbangkan pendapatan generasi milenial yang tidak tetap.

Langkah KPR milenial merupakan produk KPR baru dengan skema pembayaran yang disesuaikan dengan keuangan anak muda. Kemudian, dapat membuat strategi perseroan dalam menggenjot penyaluran kredit.

Baca Juga: Tukang Cukur Bisa Ajukan KPR, Cicilannya Rp800.000/Bulan

Tidak hanya itu, hunian khusus untuk milenial yang akan digarap BTN juga akan dilengkapi dengan co-working space yang saat ini tengah marak diminati anak muda.

Dengan keyakinan tersebut, pencapaian BTN yang berhasil mengeluarkan dana mencapai Rp1,7 triliun dengan rentan waktu tiga bulan pasca diluncurkan. Hanya waktu tiga bulan tersebut, total konsumen sudah mencapai lebih dari 5.000 orang.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini