Resmikan Jargas di Bontang, Menteri ESDM: Harganya Ekonomis

Amir Sarifudin , Jurnalis · Sabtu 16 Februari 2019 13:37 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 16 320 2018830 resmikan-jargas-di-bontang-menteri-esdm-harganya-ekonomis-jOaUhKZSZ4.jpg Foto: Menteri ESDM Resmikan Jargas di Bontang (Amir/Okezone)

BONTANG - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meresmikan beroperasinya 5.005 sambungan rumah (SR) jaringan gas kota Bontang. Peresmian yang dihadiri Dirut Pertamina Nicke Widyawati dilakukan secara seremoni di Rusun Api-Api, Bontang pada hari ini.

Rusun Api-Api merupakan salah satu lokasi di Kota Bontang yang mendapatkan program jaringan gas kota tahun anggaran 2018 sejumlah 198 SR di tower A dan B.

 Baca Juga: PGN Siap Bangun Jaringan Gas Rp12,5 Triliun

Jargas tahun ini, adalah kali ketiga Kota Bontang mendapatkan manfaat program jaringan gas kota, pengembangan jargas sudah dilakukan secara bertahap di Kota Bontang mulai di tahun 2011 (3.960 SR), tahun 2017 (8.000 SR) dan terakhir di tahun 2018 (5.005 SR), sehingga kini total jaringan gas rumah tangga di Kota Bontang adalah 16.965 SR.

“Pembangunan Jargas dilakukan oleh Kementerian ESDM berkelanjutan tiap tahun untuk mendukung program diversifikasi energi. Rumah dan industri rumah tangga bisa memanfaatkan gas alam yang harganya ekonomis,” ungkap Jonan, Sabtu (16/2/2019).

Jargas Kota Bontang mendapatkan suplai gas dari PT Pertamina Hulu Mahakam dengan alokasi sebanyak 0,2 Million Standard Cubic Feet Per Day (MMSCFD). Gas kota memiliki berat jenis ringan dan tekanan yang rendah sehingga dipastikan aman digunakan di rumah warga.

 Baca Juga: Swasta Diperbolehkan Bangun Jaringan Gas

Kementerian ESDM menugaskan Pertamina melalui anak usahanya yakni Pertamina Gas dan Pertagas Niaga untuk membangun dan mengelola jargas Kota Bontang. Selanjutnya jargas yang telah selesai dibangun di Kecamatan Bontang Utara, Bontang Selatan dan Bontang Barat akan segera dioperasikan secara bertahap.

“Pertamina berkomitmen untuk mendukung program pemerintah menjamin ketahanan energi di Indonesia tidak hanya untuk industri namun juga untuk kebutuhan rumah tangga,” ungkap Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati.

 

Kementerian ESDM telah membangun sebanyak 325.773 SR dengan menggunakan APBN sejak tahun 2009 hingga 2018 yang menjadi bukti kuat bahwa penyediaan energi ramah lingkungan dan ekonomis untuk masyarakan menjadi fokus program kerja Kementerian ESDM.

Peresmian ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua MPR RI Mahyudin, Anggota Komisi VII DPR RI Ihwan Datu Adam, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi, Walikota Bontang Neni Moerniaeny, Direktur Infrastruktur Migas Alimuddin Baso dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini