Indeks Dolar Tertekan Keyakinan Investor terhadap Perang Dagang

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Rabu 20 Februari 2019 07:50 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 20 278 2020372 indeks-dolar-tertekan-keyakinan-investor-terhadap-perang-dagang-URCW9j2BKU.jpg Dolar AS (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA – Indeks dolar AS melemah pada akhir perdagangan 19 Februari 2019. Kurs dolar AS justru melemah saat investor optimis perang dagang AS-China akan mereda.

Melansir Xinhua, Rabu (20/2/2019), dolar Australia secara luas dipandang sebagai barometer mood risiko global, memperpanjang kenaikan terhadap dolar AS karena China dan Amerika Serikat akan mengadakan putaran baru konsultasi ekonomi dan perdagangan di Washington minggu ini.

Baca Juga: Wall Street Libur, Dolar AS Terpukul Penguatan Euro

Investor mencerna berita bahwa Perdana Menteri Inggris Theresa May akan bertemu Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker di Brussels pada hari Rabu untuk memperjuangkan konsensus Brexit.

May akan memberikan proposal hukum baru kepada Uni Eropa untuk menyelesaikan masalah backstop Irlandia, sebuah blok utama bagi Brexit yang lancar, menurut Guardian.

dolar

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1340 dari USD1,1312 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,3067 dari USD1,2927 di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7169 dari USD0,7130.

A.S. dolar dibeli 110,65 yen Jepang, lebih tinggi dari 110,58 yen Jepang pada sesi sebelumnya. A.S. dolar turun menjadi 1.0007 franc Swiss dari 1,0041 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3212 dolar Kanada dari 1,3237 dolar Kanada.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini