nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jadi Bandara Terbesar Ketiga di RI, Menteri Rini: Kualitas NYIA Harus Baik

Kuntadi, Jurnalis · Kamis 21 Februari 2019 20:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 21 320 2021214 jadi-bandara-terbesar-ketiga-di-ri-menteri-rini-kualitas-nyia-harus-baik-wh1TBS9grI.jpg Foto: Kualitas dan Keamanan Bandara NYIA Harus Baik (Kuntadi/Okezone)

KULONPROGO – Menteri BUMN Rini Sumarno melihat proses pembangunan bandara baru Yogyakarta (New Yogyakarta International Airport/NYIA). Dia minta bandara ini dibangun dengan menjaga keamanan dan kualitas.

“Keamanan bangunan ini harus diperhatikan,” terang Rini di sela melakukan kunjungan di NYIA, Kamis (21/2/2019).

 Baca Juga: Pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta Sudah 53%

Menurutnya, kualitas bandara ini sangat penting. Meski bulan April dioperasionalkan, namun kualitas tetap harus dikedepankan. Apalagi NYIA ini akan menjadi salah satu bandara terbesar di Indonesia, Setelah Soekarno-Hatta Jakarta dan Ngurah Rai, Bali.

“Angkasa Pura harus bisa memberikan pelayanan terbaik, image bandara NYIA di Kulonprogo ini harus memiliki kualitas terbaik,” jelas Rini.

Untuk itulah Rini menekankan kepada tim hal yang paling utama dalam pembangunan ini dilaksanakan dengan sebaik mungkin, sehingga ketika pada bulan April dibuka bisa memberikan pelayanan terbaik. Meskipun cuaca kerap menjadi kendala, dengan seringnya turun hujan belakangan ini.

“Memang kita coba terus setiap hari, tetapi hujan memang tidak bisa dihindarkan meskipun memakai pawang. Tetapi kita harus jaga kualitas. Hujan memang enggak bisa dikontrol meskipun kita pakai pawang,” katanya.

 Baca Juga: 4 Maskapai Asing Siap Mendarat di Bandara Baru Yogyakarta

Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi menuturkan sebenarnya sesuai dengan kontrak dengan PT PP akan selesai Juli 2020. Namun pihaknya komitmen pada bulan Desember 2019 akan bisa selesai 100%. Di bulan April nanti akan selesai sebenarnya 50% tetapi posisi selesai 50%. Itu artinya airside sudah bisa selesai 100% tetapi yang di terminalnya itu mungkin sekitar 30%.

"30% ini untuk dimanfaatkan dalam penerbangan internasional yang ada di Kulonprogo. Nanti penerbangan di Adisutjipto bisa dipindah,” katanya.

Menurutnya, pada April nanti, seluruh penerbangan internasional akan dipindah ke Kulonprogo. Namun kapan waktu beroperasinya bandara NYIA ini masih menunggu proses verifikasi dari Kementerian Perhubungan. Hal itu sudah di luar kewenangan dari Angkasa Pura.

“Untuk operasional memang nanti mengacu kepada hasil verifikasi dari Kementerian Perhubungan,” katanya.

Angkasa Pura menargetkan pada tanggal 7 April diresmikan untuk penerbangan internasional. Jika nanti bisa mundur maka targetnya adalah maksimal dua minggu. Kendati demikian, pihaknya menandaskan kualitas tetap harus dikedepankan meskipun dikejar waktu.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini