nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Rini: Warga Terdampak Pembangunan Bandara Harus Bekerja di NYIA

Kuntadi, Jurnalis · Jum'at 22 Februari 2019 10:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 22 320 2021370 menteri-rini-warga-terdampak-pembangunan-bandara-harus-bekerja-di-nyia-YjMieLWC2T.jpg Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto: Kuntadi/Okezone)

KULONPROGO – PT Angkasa Pura I memberikan perhatian khusus kepada warga terdampak pembangunan bandara baru Yogyakarta (New Yogyakarta International Airport/NYIA) yang ada di Kabupaten Kulonprogo, DI Yogyakarta. Sejumlah pelatihan untuk persiapan alih profesi sudah diberikan. Bahkan melalui program CSR juga disalurkan beasiswa maupun santunan kepada kaum dhuafa.

“Hari ini pelatihan yang kita gelar adalah basic trowing tractor yang diikuti 40 warga terdampak pembangunan bandara di lima desa,” jelas Koordinator Help Desk, Proyek Pembangunan Bandara baru Yogyakarta PT Angkasa Pura I, disela menerima kunjungan Menteri BUMN Rini Sumarno, Kamis (21/2/2019) malam.

Baca Juga: Menko Luhut: Pesawat Pertama Bisa Mendarat di Bandara Kulonprogo April 2019

Sebelumnya PT Angkasa Pura I juga sudah memberikan pelatihan bahasa Inggris, pertukangan, pengelasan hingga security. Bahkan sejumlah ibu-ibu juga diberikan pelatihan ekonomi rumah tangga. Ke depan masih ada sejumlah program pelatihan lain yang disiapkan. Mulai dari peterakan sapi, nelayan, hingga agrobisnis maupun pendukung pariwisata.

“Fokus kita adalah warga terdampak untuk mempersiapkan mereka alih profesi,” jelas Rismantori.

PT Angkasa Pura juga memberikan bantuan beasiswa kepada 136 anak-anak dari lima desa terdampak bandara mulai dari jenjang SD sampai dengan SMA/SMK. Program CSR juga disalurkan untuk membantu kaum dhuafa dan pondok pesantren.

rini soemarno

Secara simbolis beasiswa pendidikan ini diserahkan oleh Menteri BUMN, Rini Sumarno dalam rangkaian kunjungan untuk melihat progres pembangunan bandara NYIA, pada Kamis (21/2/2019) petang hingga malam. Menteri BUMN juga sempat bertemu dengan peserta pelatihan Basic Trowing tractor, mengunjungi pondok pesantren dan melihat produk UMKM yang menjadi mitra binaan PT Angkasa Pura I.

“Kalian harus lulus ya, April nanti akan dioperasionalkan. Kalian harus bisa bekerja di sana,” ujar Rini saat menemui peserta pelatihan.

Menteri BUMN juga mengapresiasi beberapa produk UMKM yang ditampilkan. Baik gebleg renteng, tenun lurik maupun kopi khas Kulonprogo “Starprog” maupun makanan khas gebleg.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini