nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pertama Kalinya Indonesia Miliki Buku Putih Diplomasi Maritim

Jum'at 22 Februari 2019 20:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 22 320 2021639 pertama-kalinya-indonesia-miliki-buku-putih-diplomasi-maritim-5HnLdMyz53.jpg Foto: Menko Luhut (Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim untuk pertama kalinya Indonesia kini memiliki buku putih diplomasi maritim.

Luhut mengatakan buku putih diplomasi maritim itu berisi tentang pedoman jangka panjang kebijakan kelautan Indonesia yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2017.

"Ini pertama kalinya Indonesia punya dokumen tentang bagaimana sikap kita dalam mengelola laut kita sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Ini saya kira satu-satunya kebijakan kelautan terpadu di ASEAN," katanya seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Jumat (22/2/2019).

 Baca Juga: Menhub: Kita Sudah Sejajar dengan Negara Maju

Luhut menjelaskan awal penyusunan buku putih diplomasi maritim tersebut.

Menurut dia, penyusunan pedoman kebijakan kelautan itu merupakan instruksi Presiden Jokowi yang sejak awal pemerintahannya punya visi menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

 Baca Juga: Investasi Swasta di Sektor Maritim Butuh Jaminan Pemerintah

Melalui buku putih itu, lanjut Luhut, pemerintah akan menyusun kebijakan-kebijakan soal kelautan dengan tujuh pilar utama, yakni pengelolaan sumber daya alam dan pengembangan sumber daya manusia; pertahanan, keamanan dan penegakan hukum dan keselamatan di laut; tata kelola dan kelembagaan; ekonomi maritim; pengaturan ruang laut dan perlindungan lingkungan laut; budaya maritim; dan diplomasi maritim.

"Pedoman ini dipandu enam prinsip utama, yaitu wawasan Nusantara; pembangunan berkelanjutan; ekonomi biru; integrasi dan transparasi; partisipasi; serta pemerataan dan kesetaraan," ujarnya.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini