nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Tak Akan Bagi Lahan, Menko Luhut: Yang Lalu Ya Sudah

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 22 Februari 2019 17:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 22 470 2021578 pemerintah-tak-akan-bagi-lahan-menko-luhut-yang-lalu-ya-sudah-Jfz8eTVY12.jpg Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menilai penguasaan lahan ratusan ribu hektare (ha) seperti yang dimiliki Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto, bukanlah masalah besar. Asalkan lahan tersebut dikelola dengan baik sesuai dengan aturannya.

"Enggak ada masalaah, kalau tanah itu dikelola dengan baik. Enggak masalah asal dia ikuti prosedur itu," ujarnya, ditemui di Kantor CSIS, Jakarta, Jumat (22/2/2019).

Baca Juga: Luhut Sebut Tak Ada Lagi Kepemilkan Lahan Berlebih di Era Presiden Jokowi

Seperti diketahui, dalam debat kedua calon presiden terungkap Prabowo Subianto memiliki ratusan hektare tanah di Kalimantan dan Aceh. Adapun rincian tanah di Kalimantan Timur 220.000 ha. Sedangkan tanah yang dimiliki Prabowo di Aceh Tengah seluas 120.000 ha.

Meski demikian, Luhut menekankan, ke depan pemerintah akan lebih berhati-hati dalam membagi lahan, sehingga tak hanya dimiliki segilintir orang saja.

"Ke depan tentu pemerintah enggak mau lagi bagi lahan, yang lalu yah sudah, tapi ke depan enggak mau lagi," kata dia.

Baca Juga: Ramai soal HGU Prabowo, Begini Cara BPN Kurangi Penguasaan Tanah

Luhut menyatakan, ke depan pemerintah akan menerapkan kebijakan satu peta (one map policy), yakni sebuah kebijakan dalam hal informasi geospasial. Sehingga, dengan sistem ini kepemilikan aset pun bisa transparan.

"Dengan one map policy bisa tahu (setiap orang) punya berapa, bukan hanya tanah tapi juga properti. Jadi yang ngomong sok bersih bisa ketauan tokoh ini punya apa saja," pungkasnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini