nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani Ibaratkan Data sebagai 'Tambang Baru'

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 25 Februari 2019 12:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 25 20 2022419 sri-mulyani-ibaratkan-data-sebagai-tambang-baru-RVbAgBbBbO.jpg Foto: Sri Mulyani Ibaratkan Data sebagai Tambang Baru (Giri/Okezone)

JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan meluncurkan data sempel lewat penggunaan big data dalam pengembangan evidence-based policy Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Peluncuran sendiri dilakukan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dengan didampingi oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyambut baik langkah yang diambil oleh BPJS Kesehatan tersebut. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan revolusi industri 4.0 yang tengah dicanangkan pemerintah.

Menurut Sri Mulyani, data ini menjadi hal yang sangat penting. Karena seluruh transaksi bisa terekam lewat aplikasi digital.

"Artinya, sekarang ini semua data menjadi sangat penting. Sekarang semua transaksi bisa menggunakan elektronik, sehingga mereka tidak perlu lagi mengisi kuisioner. Karena, setiap hari pengeluaran mereka bisa di-capture oleh teknologi," ujarnya dalam acara peluncuran Data Sempel di Kantor BPJS Kesehatan, Jakarta, Senin (25/2/2019).

 Baca Juga: Perbaiki Sistem Kesehatan di RI, BPJS Kesehatan Andalkan Data Sampel

Sri Mulyani menjelaskan, jika diibaratkan, sejumlah platform layanan digital sama seperti bisnis pertambangan. Semakin terus digali maka manfaat yang didapatkan juga semakin besar.

Sama seperti data pada teknologi digital, sang pemilik data menggali lebih dalam data yang dia miliki lewat pemanfaatan teknologi. Jika terus digali, maka bisa mengetahui update terkini mengenai perilaku konsumsi para pengguna platformnya.

Sehingga, hal itu akan sangat berguna bagi aspek pengembangan bisnis, dan akan berdampak secara signifikan pada perekonomian nasional.

"Inilah kenapa data disebut sebagai 'tambang baru'. Karena sama seperti tambang, dia ada di dalam bumi tapi tidak akan berguna jika tidak di eksplorasi," ucap Sri Mulyani

"Kita bisa minta data dari Bukalapak, Tokopedia, Shopee, karena semuanya itu adalah data yang besar, yang bisa jadi tambang baru di dunia industrial 4.0 saat ini," katanya.

 Baca Juga: Revolusi Industri 4.0, BPS Siapkan Satu Data

Oleh karenanya, Sri Mulyani mengaku senang dengan apa yang dilakukan pihak BPJS Kesehatan, yang mulai melihat masalah pengelolaan big data. Sebab menurutnya, hal ini sebagai sesuatu yang harus dimanajerialisasi dengan baik melalui peluncuran Data Sampel BPJS Kesehatan hari ini.

"Sama seperti data, kalau kita punya tapi kita cuma duduk-duduk saja, maka dia akan menjadi seperti tambang yang tidak dimanfaatkan. Oleh karenanya, kemampuan mengelola data itulah yang memang harus lebih ditingkatkan lagi," jelasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini