Patokan global, minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman April naik USD0,45 menjadi ditutup pada USD65,21 per barel di London ICE Futures Exchange.
Sementara itu, minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April, naik USD0,02 menjadi menetap pada USD55,50 per barel di New York Mercantile Exchange. Demikian seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Rabu (27/2/2019).
"Setelah kemunduran kemarin, pasar berusaha untuk menstabilkan lagi," kata Gene McGillian, wakil presiden riset pasar di Tradition Energy di Stamford, Connecticut. "Kami pada dasarnya mengubah fokus kami kembali ke ekspektasi pengurangan produksi produsen dan juga sanksi-sanksi terhadap Venezuela yang terus memperketat pasokan," kata McGillian.
Baca Juga: Harga Minyak Anjlok 3%, Trump: OPEC Tolong Santai
Harga minyak telah naik sekitar 20% sejak awal tahun ini sebagian besar karena kesepakatan oleh OPEC dan produsen non-anggota, termasuk Rusia, untuk mengurangi produksi. Persediaan dari Venezuela telah dibatasi sejak sanksi-sanksi AS dijatuhkan untuk mencoba menggulingkan Presiden Nicolas Maduro.